BolaSkor.com - Dua peserta sepak bola putra Asian Games 2018 terlibat perkelahian jelang berlaga di Asian Games 2018. Itu ketika Timnas Malaysia U-23 bertemu dengan Uni Emirate Arab dalam partai uji coba di Stadion Shah Alam, Jumat (10/8) malam.

Uji coba dijalani sebagai persiapan akhir menuju Asian Games 2018. Malaysia tergabung di Grup E bersama Korea Selatan, Kyrgyzstan, dan Bahrain, sementara UEA di Grup C bersama China, Timor Leste, dan Suriah.

Malaysia memulai kiprah dengan menghadapi Kyrgyzstan pada 15 Agustus, adapun UEA lebih dulu melawan Suriah pada 14 Agustus.

Perkelahian dengan saling pukul dan tendang terjadi di akhir pertandingan. Bermula sengolan yang dilakukan pemain Malaysia bernomor dua, Adib Zainudin ke penggawa UEA bernomor delapan, Mohamed Khalfan Al Harasi.

Sengolan yang tampak untuk menghalangi membuat Mohamed Khalfan kesal sehingga langsung menerjang Adib Zainudin. Pemain Malaysia bernomor 17 merespons dan saling beradu badan dengan Mohamed Khalfan, sebelum pemain Malaysia bernomor tiga mengarahkan lutut ke badan Mohamed Khalfan.

Terjadi saling pukul antara Mohamed Khalfan dan pemain Malaysia bernomor tiga. Perkelahian terus terjadi dan melibatkan pemain lainnya, serta bergerak hingga ke belakang bench pemain.

Kejadian ini ketika Timnas Malaysia U-23 sudah unggul 2-0, yang bertahan hingga laga diakhiri. Kedua gol masing-masing dibuat Safawi Rasid (27'), Akhyar Rashid (64').

Menindaklanjuti persoalan ini, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) melapor ke AFC. Hal ini sesuai rilis di laman resminya.

Berikut pernyataan FAM:

Sehubungan insiden perkelahian yang terjadi pada penghujung pertandingan persahabatan internasional antara Malaysia U-23 bertemu UEA U-23 di Stadion Shah Alam malam tadi, saya dan Presiden FAM, Dato 'Haji Hamidin Haji Mohd Amin telah bertindak cepat melakukan tindakan yang tepat.

Saya dan Dato 'Haji Hamidin terus mengadakan diskusi dengan pihak UEA FA sendiri yaitu melalui sekretaris jenderalnya, Mohammed Hazzam Al Dhaheri dan juga wakil presidennya, Abdulla Naser Al Jneibi serta pihak Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) yaitu sekretaris jenderal, Dato' Windsor John.

Setelah diskusi, FAM telah menerima surat resmi dari UEA FA menyatakan mereka meminta maaf di atas insiden perkelahian tersebut dan serius dengan apa yang terjadi dengan melakukan penyelidikan internal untuk tindakan diambil terhadap pemain dan ofisial tim bersangkutan yang terlibat.

Bagi pihak FAM pula, kami akan mengajukan laporan dari Kommisioner Pertandingan (MC) dan juga wasit kepada AFC pada hari ini dan seterusnya akan membuat tindakan susulan dengan AFC jika ada kebutuhan setelah AFC meneliti laporan dari semua pihak.

Stuart Ramalingam

Sekertaris Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)