BolaSkor.com - Petinggi Ducati, Paolo Ciabatti, menilai pembalap anyar mereka, Francesco Bagnaia, memiliki beban berat. Menurutnya beban Bagnaia lebih berat dari Fabio Quartararo yang promosi ke tim pabrikan Yamaha.

Dua pembalap mengalami promosi ke tim pabrikan pada MotoGP 2021. Pertama adalah Bagnaia yang menggantikan Andrea Dovizioso, lalu Quartararo yang menggeser Valentino Rossi.

Banyak pihak menilai beban Quartararo lebih berat karena menggantikan Rossi. Maklum, The Doctor telah memenangi tujuh gelar MotoGP sepanjang kariernya.

Baca Juga:

Valentino Rossi Sadar Diri Jadi yang Terlemah di Yamaha

Davide Brivio Tinggalkan Suzuki dengan Langkah Ringan

Akan tetapi, Ciabatti memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, motor Ducati lebih tidak bersahabat untuk pembalap baru ketimbang YZR-M1 milik Yamaha.

"Bagnaia kesulitan bersaing pada musim 2019 di Pramac. Ketika di Moto2, padahal dia lebih sering meraih kemenangan ketimbang Quartararo," kata Ciabatti.

"Akan tetapi, mengendarai motor Ducati lebih sulit ketimbang Yamaha, terutama untuk pembalap muda. Sejatinya Bagnaia tampil bagus musim lalu, sayang dia terlalu sering jatuh."

"Bagnaia bakal kesulitan menemukan feeling mengendarai motor. Tetapi kami percaya dia mempunya talenta dan bisa bersaing meraih kemenangan atau mendapat podium," tambahnya.

Ducati sendiri melakukan langkah berani menjelang MotoGP 2021. Pabrikan asal Italia tersebut bakal menurunkan dua pembalap anyar di tim pabrikan.