BolaSkor.com - Pahlawan olahraga Indonesia terus berdatangan ke Tanah Air, usai berjuang di ajang SEA Games 2021 Vietnam. Kali ini, ada timnas basket putra dan putri (5x5 dan 3x3), angkat besi, judo, dan cycling MTB yang tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/5) pagi.

Kedatangan para atlet disambut langsung Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Zainudin Amali, perwakilan federasi masing-masing cabor, perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, serta Ketua Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim.

Yang istimewa dari kedatangan ini tentu saja timnas basket putra (5x5), yang berhasil meraih medali emas untuk Indonesia setelah penantian panjang. Seperti diketahui, ini medali emas pertama Indonesia dari cabang olahraga basket pada SEA Games, sepanjang sejarah keikutsertaan dari tahun 1977.

Baca Juga:

SEA Games 2021: Judo Tambah Medali Perak untuk Indonesia

SEA Games 2021: Punya Medali Emas, Jangan Lagi Pandang Timnas Basket Sebelah Mata

SEA Games 2021
Penyambutan atlet Tim Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (24/5). (MerahPutih.com/Kanugrahan)

Dalam sambutannya, Raja Sapta Oktohari, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang. Khususnya timnas basket yang mencatat sejarah baru.

"Ini sejarah baru dari basket. Yang bisa menang lawan Filipina. Khusus untuk basket. Perasaannya, kayak nomor satu saja," kata pria yang akrab disapa Okto tersebut, seraya disambut tepuk tangan.

Menurut Okto, semua medali emas hingga perunggu yang didapatkan sama pentingnya, yakni bisa menempatkan Indonesia finis di peringkat ketiga SEA Games 2021.

“Sesuai dengan harapan pak Presiden (Joko Widodo)," ujarnya.

"Saya atas nama pribadi atau NOC berterima kasih atas perjuangan sehingga berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan bendera Merah Putih di Vietnam," imbuh Okto.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyebut, Presiden Joko Widodo bangga akan pencapaian atlet Indonesia. Apalagi, Indonesia hanya mengirimkan 499 atlet ke Vietnam.

"Atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah kami sampaikan terima kasih atas segala perjuangan kalian semua sehingga Indonesia ada di peringkat ketiga," jelas Zainudin Amali.

“Artinya ini yang kami lakukan sekarang ada di trek yang benar. Nanti pengiriman multievent berikutnya kami gunakan cara-cara ini dengan acuan dari Desain Besar Olah Raga Nasional (DBON)," kata Zainudin Amali seraya mengingatkan sejumlah multievent internasional menanti.

Menpora Zainudin Amali menuturkan, pencapaian ini adalah kerja keras bersama. Baik para atlet, NOC, pemerintah, perwakilan cabor hingga ofisial pelatih.

"Pemerintah memberikan dukungan terhadap persiapan cabor, atlet dan pelatih untuk menuju kejayaan olah raga Indonesia," harap Zainudin Amali.

Sementara itu, salah satu atlet basket putra Abraham Damar Grahita mengaku, bangga akan pencapaian mereka merengkuh medali emas di SEA Games untuk kali pertama.

"Tentu ini bukan hanya kebanggaan bagi saya dan tim tapi kebanggaan untuk Indonesia," kata Abraham.

Guard andalan timnas basket Andakara Prastawa memastikan, tim basket putra akan bekerja ektra keras mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang ada.

"Ada FIBA Asia Cup dan kejuaraan dunia basket yang mesti kami ikuti. Tentu targetnya adalah meraih hasil maksimal di sana," tutupnya.

Reporter: Kanugrahan/MerahPutih.com