BolaSkor.com - Jadon Sancho masih gagal menunjukkan performa terbaik sejak pindah ke Manchester United pada musim panas ini. Namun Setan Merah belum saatnya menekan alarm panik.

Sancho merupakan target utama Manchester United sejak musim lalu. Ia merupakan salah satu winger terbaik yang dimiliki Inggris saat ini.

Karier Sancho bersinar sejak pindah ke Borussia Dortmund. Jebolan akademi Manchester City itu mampu memaksimalkan potensinya lewat torehan gol dan assist yang cukup tinggi.

Baca Juga:

Solskjaer Berencana Tunda Debut Jadon Sancho

Solskjaer Ungkap Kans Jadon Sancho Tampil Kontra Leeds United

Datangkan Sancho dan Varane, Manchester United Dianggap Belum Cukup Kuat

Jadon Sancho

Tak heran jika kesuksesan Manchester United membajak Sancho dari Borussia Dortmund disambut dengan suka cita para suporternya. Banderol tinggi senilai 72,9 juta poundsterling seolah tak diambil pusing.

Kehadiran Sancho dianggap bisa menambal lubang di sisi kanan penyerangan Manchester United. Ole Gunnar Solskjaer memang masih mencari pemain yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.

Ekspektasi tinggi langsung mengiringi penampilan Sancho bersama Manchester United. Namun dari lima laga yang sudah dimainkan, pemain berusia 21 tahun itu belum sekali pun mencatatkan gol dan assist.

Penampilan Sancho bahkan masih jauh di bawah performa terbaiknya. Ia seperti tak menyatu dengan gaya bermain Manchester United.

Tak heran jika kualitas Sancho mulai diragukan. Ia dinilai tak cukup baik untuk bermain di Manchester United.

Namun sebuah pembelaan diberikan mantan pelatihnya di akademi Watford, Louis Lancaster. Sancho memang memulai pendidikan sepak bolanya di sana sebelum dibajak Manchester City.

"Ketika Jadon pergi ke Jerman, tahun pertamanya tidak terlalu bagus. Namun dia memiliki orang-orang yang mempercayainya dan sekarang apa yang telah dia capai luar biasa," kata Lancaster kepada Manchester Evening News.

"Dia mendapat panggilan Inggris karena Jerman, karena Borussia Dortmund. Kami harus sangat berterima kasih kepada Jerman karena memberi kesempatan kepadanya."

"Anda harus menghargai pemain yang membuat kesalahan karena itu bagian dari proses. Namun bagaimana mereka bangkit dari kesalahan itu," tambahnya.

Apa yang dikatakan Lancaster ada benarnya. Sancho juga sempat kesulitan pada tahun perdananya di Dortmund.

Musim 2017-2018 yang menjadi debut Sancho bersama Dortmund. Ia hanya mendapat kesempatan tampil 12 kali di Bundesliga dengan torehan satu gol dan empat assist.

Satu musim berselang, Sancho langsung menjelma menjadi salah satu pemain kunci Dortmund. Ia tampil sebanyak 43 kali di semua kompetisi dan mencatatkan 13 gol serta 20 assist.

Performa Sancho terus meningkat pada musim-musim selanjutnya. Manchester United pun tergoda untuk mendatangkannya.

Selain itu, Sancho juga melakukan start yang lambat bersama Dortmund pada awal musim lalu. Ia hanya mencetak empat gol dan delapan assist hingga pergantian tahun.

Namun setelah itu, Sancho seolah tancap gas. Musim 2020-2021 diakhiri dengan koleksi 16 gol dan 20 assist.

Manchester United tentu berharap fenomena tersebut akan terulang. Namun Sancho harus segera menemukan performa terbaik sebelum beban dan tekanan semakin besar dipikulnya.