BolaSkor.com - Sandro Tonali belum menunjukkan performa maksimal sejak pindah ke AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu. Namun gelandang berusia 20 tahun itu sudah mendekati bentuk terbaiknya.

Tonali tampil apik bersama Brescia sepanjang musim lalu. Hal itu membuatnya dipanggil ke Timnas Italia dan jadi buruan klub-klub besar Eropa.

Milan menjadi klub yang beruntung mendapatkan Tonali. Rossoneri meminjamnya dengan nilai 10 juta euro dan opsi pembelian permanen di akhir musim.

Baca Juga:

Antonio Conte Bukan Penyebab Sandro Tonali Batal Pindah ke Inter Milan

Rekap Transfer Musim Panas 2020: Everton Rekrut James Rodriguez, Sandro Tonali ke AC Milan

Sandro Tonali Jelaskan Alasan Pilih AC Milan ketimbang Inter

AC Milan vs Sparta Praha

Namun Tonali kesulitan menembus skuat utama Milan. Ia kalah bersaing dengan Franck Kessie dan Ismael Bennacer yang menjadi andalan di lini tengah.

Tonali baru dua kali dipasang sebagai starter di ajang Serie A dan tak pernah bermain selama 90 menit. Hal itu membuat ontribusinya sangat minim dalam keberhasilan Milan memuncaki klasemen sementara.

Namun peruntungan Tonali sedikit berbeda di ajang Liga Europa. Ia selalu tampil penuh dalam dua laga di fase grup yang berakhir dengan kemenangan.

Terbaru, Tonali membawa Milan menang 3-0 atas Sparta Praha di San Siro, Jumat (30/10) dini hari WIB. Tim asuhan Stefano Pioli tersebut kini kokoh di puncak klasemen grup H.

Tak heran jika kepercayaan diri Tonali mulai kembali. Ia yakin akan segera menjadi andalan Milan di ajang Serie A.

“Tidak pernah mudah untuk kembali setelah sebulan di rumah, terutama ke tim Milan yang sedang berada di puncak. Saya merasa bahwa saya mulai kembali ke bentuk terbaik saya, ”kata Tonali kepada Sky Sport Italia.

Tonali secara jujur mengakui memperkuat Milan sangat jauh berbeda dibanding saat berseragam Brescia. Tekanan saat mengenakan seragam juara Liga Champions tujuh kali membuatnya terbebani.

Hal itulah yang membuat penampilannya belum maksimal. Namun Tonali mulai terbiasa seiring berjalannya waktu.

“Memakai seragam Milan itu berat, tapi secara umum saya kurang fit dalam pertandingan. jadi pertandingan ini sangat bagus bagi saya dan tim," pungkasnya.