BolaSkor.com - Sergio Farias menjadi nama baru yang santer akan menangani Persija Jakarta. Namanya mencuat setelah Presiden Persija, Ferry Paulus, menyatakan sejumlah clue, yang mengarah ke dirinya.

Persija lebih dulu dirumorkan akan mendatangkan, Jacksen F. Tiago, Nelson Baptista, Zico, Carlos Dunga, Ange Postecoglou, hingga Ailton Silva.

Sergio Farias merupakan pelatih asal Brasil. Ia dilaporkan sudah menjadi pelatih sejak 1993, di mana Sao Mateus-ES menjadi klub yang ditangani. Ia juga pernah menangani tim usia muda, termasuk Brasil U-17 dan U-20. Adapun di level klub, Santos FC U-20 pernah mendapatkan servisnya.

Sejumlah gelar pernah diperolehnya, seperti di kejuaraan Amerika Selatan U-17 pada 2000, Serie C 2004 bersama Uniao Barbarense.

Namanya berkibar di Asia setelah memperoleh sejumlah gelar bersama klub Korea Selatan, Pohang Steelers. Ia merasakan gelar K-League 2007, sekaligus memperoleh predikat Manajer of The Year. Gelar FA Korea juga disabet pada 2008, sebelum mendapatkan gelar Piala K-League 2009.

Baca Juga:

Persija Jakarta Resmi Rekrut Evan Dimas, Ferry Paulus: Kualitasnya Dibutuhkan

Dikaitkan dengan Persija Jakarta, Sergio Farias Belakangan Akrab dengan Pemecatan

Ia turut membawa Pohang Steelers menjuarai Liga Champions Asia pada 2009. Sedangkan di kejuaraan Piala Dunia Klub 2009, ia membawa Pohang peringkat ketiga.

Setelah menangani Pohang Steelers, Sergio Farias menjadi pelatih Al Ahli, Al Wasl FC, Guangzhou R&F, Duque de Caxias, Suphanburi, Northeast United, Al Hilal, dan terakhir Gaish SC.

Dalam kariernya, Sergio Farias telah beradu taktik dengan sejumlah pelatih. Salah satunya dengan Shin Tae-yong yang kini menjadi manajer pelatih Timnas Indonesia.

Pertemuan dengan Shin Tae-yong bahkan terbilang sebagai duel seru. Label Magic dilekatkan kepada kedua pelatih, dalam perjumpaan Pohang Steelers dengan Seongnam Ilhwa Chunma, yang saat itu ditangani Shin Tae-yong di K-League 2009.

Farias Magic atau Sihir Farias merujuk sukses yang diperoleh sejak menangani Pohang Steelers. Dengan tangan dinginnya, Pohang Steelers unggul atas Seongnam dalam delapan laga hingga tahun 2008.

Kesuksesan juga memunculkan istilah Shin Tae-yong Magic di Korea. Shin Tae-yong kembali disebut memiliki sihir wireless setelah memimpin tim dari tribun penonton dengan handy talky.

Shin Tae-yong menggunakan handy talky. (Yonhap)

Sergio Farias tampak tak berdaya ketika beradu taktik dengan Shin Tae-yong. Dalam tiga pertemuan sebelum jumpa di babak play-off K-League 2009 seperti dilaporkan Chosun pada 28 November 2009, Shin Tae-yong mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil seri.

Adapun di babak play-off, yang duelnya kembali dilabeli magic, Shin Tae-yong membawa Seongnam Ilhwa Chunma menang 1-0 atas Pohang Steelers di semifinal play-off sebelum kalah di final dari Jeonbuk Hyundai Motors.