BolaSkor.com - PSSI sedang menjadi sorotan publik lantaran sempat bersitegang komentar dengan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hal itu lantaran balas komentar antara Shin Tae-yong dengan Direktuk Teknik PSSI, Indra Sjafri.

Beberapa legenda Timnas Indonesia ikut mengomentari masalah ini, mulai dari Bambang Nurdiansyah sampai dengan Kurniawan Dwi Yulianto.

"Saya ingin sudah hentikanlah konflik yang ada ini cari solusi yang terbaik. Karena persiapan harus jalan terus, kedua saya tidak alergi dengan pelatih asing. Boleh-boleh saya, tapi sebetulnya pelatih lokal kan memiliki potensi yang bagus," ujar Bambang Nurdiansyah ketika dihubungi oleh BolaSkor.com, Selasa (23/6).

"Kalau polemik ini menurut saya ya sudah cari jalan terbaik, apa yang dimaui STY (Shin Tae-yong) dan apa yang dimaui PSSI ini dicari jalan tengahnya. Yang peting persiapan ini terselamatkan. Persiapan timnas ini, bisa fokus. Itu sih harapannya."

"Cepat selesaikan konflik ini apapun nanti penyelesaiannya sehingga anak-anak kita lebih cepat berkonsentrasi lebih fokus lagi untuk menghadi event yang sangat besar ini dan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk mereka seperti yang saya alami beberapa tahun lalu di Jepang melawan Maradona," tambahnya.

Baca Juga:

Nasib Shin Tae-yong Ada di Tangan Exco PSSI, Bukan Satgas Timnas Indonesia

PSSI Ultimatum Shin Tae-yong Harus Datang ke Jakarta pada 29 Juni

Senada dengan Banur, Kurniawan pun menyatakan hal yang sama. Ia ingin masalah cepat selesai dan pemain tetap fokus ketika menjalani persiapan. Karena itu penting untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2021 nanti.

"Saya hanya berharap semua masalah cepat selesai dan seluruh pemain tidak usah mikir yang macam-macam. Tetap fokus dengan sepak bola saja," ujar Kurus ketika dihubungi terpisah oleh BolaSkor.com.

Sebelumnya, Shin Tae-yong ingin TC Timnas Indonesia Senior dan U-19 di Korea Selatan (Korsel), lantaran lebih aman dalam penanganan Virus Corona (COVID-19) dibanding Indonesia.

Sayang, Shin Tae-yong justru melakukan kritik terhadap PSSI melalui wawancara dengan media Korsel, Joins. Khususnya dalam penunjukkan Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik, setelah menurutnya melanggar indisipliner saat jadi asisten pelatih Skuat Garuda.

PSSI langsung memberikan respons terhadap pernyataan Shin Tae-yong, dengan tidak mengamini TC di Korsel. Pasalnya, terlalu berisiko membawa dua tim ke luar negeri dalam kondisi pandemi Virus Corona.

Indra Sjafri juga merespons dengan menyebut Shin Tae-yong pelatih pembohong. Menurutnya, ia tidak melakukan indispliner. Ia sudah meminta izin untuk menghadiri resepsi pernikahan anak perempuan Rahmad Darmawan.