BolaSkor.com - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri lewat Satgas Anti Mafia Bola. Jokdri, karibnya dipanggil, dianggap bersalah karena memerintahkan sejumlah orang untuk merusak berbagai barang.

Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di Kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dan menemukan dokumen yang telah hancur lebur. Ternyata, perusakan barang itu atas perintah Jokdri.

"Tanggal 31 Januari 2019 pagi hari ada barang-barang yang kami perlukan untuk mengungkap pengaturan skor, ternyata sudah tidak ada," ujar Ketua Satgas Antimafia, Brigjen Hendro Pandowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Sabtu (16/2).

Baca Juga:

Joko Driyono Terancam Kurungan 4 Tahun Penjara

Joko Driyono Jadi Tersangka karena Aktor Intelektual

Sebelum Jokdri, Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan tiga orang menjadi tersangka. Yaitu, M, AG, dan S. Dari ketiganya, tim bentukan Kapolri ini melakukan pengembangan kasus.

"Untuk itu, penyidik melakukan olah TKP dan akhirnya menetapkan tiga tersangka yaitu M, AG, dan S," kata Hendro menambahkan.

"Dari hasil pemeriksaan ketiga tersangka tersebut, ada yang memerintah yang penyidik rasakan sangat penting kaitannya dengan pembongkaran pengaturan skor," tutur Hendro.

Pada Kamis (14/2), Satgas Anti Mafia Bola menggeledah apartemen Jokdri di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Pria asal Ngawi tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

"Hari Kamis, 14 Februari, dari hasil perkembangan tiga tersangka yang kami tetapkan, maka penyidik melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka baru dengan inisial JD," imbuhnya.

"Kami juga melakukan penggeledahan di apartemen yang sama pada Tower 9 dan kami bisa menemukan bukti-bukti," kata Hendro.