BolaSkor.com - Gelandang Manchester United, Scott McTominay menambah daftar pesepak bola Eropa yang memakai lensa kontak saat bertanding. Rahasia itu terungkap usai laga pembuka grup H Liga Champions 2020-2021 kontra Paris Saint-Germain (PSG).

Dalam laga yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (21/10) dini hari WIB, Manchester United mampu membawa pulang poin penuh. Setan Merah mengalahkan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.

Dua gol kemenangan Manchester United dicetak oleh Bruno Fernandes (24') dan Marcus Rashford (87'). Sementara PSG hanya mampu membalas sekali melalui gol bunuh diri Anthony Martial (55').

Baca Juga:

PSG 1-2 Manchester United: The Red Devils Kembali Berjaya di Paris

5 Hal Menarik yang Tersaji Usai Manchester United Menumbangkan PSG

Jadi Pahlawan Kemenangan Manchester United, Marcus Rashford Ungkap Kunci Kalahkan PSG

McTominay menjadi salah satu kunci kemenangan Manchester United. Performanya dalam mengawal lini tengah membuat PSG frustrasi.

Menariknya, McTominay bermain selama satu babak dengan kondisi tak ideal. Salah satu lensa kontaknya terjatuh sehingga penglihatannya terganggu.

"Scotty bermain di babak pertama dengan satu mata saja karena dia kehilangan lensa kontaknya. Namun penampilannya mengesankan," kata manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer usai laga.

Selain untuk fashion, fungsi utama lensa kontak adalah untuk membantu penglihatan seseorang. Benda ini menjadi pengganti kacamata.

Selain McTominay, sejumlah bintang lapangan hijau juga pernah menggunakan lensa kontak saat bertanding. Berikut tiga pemain di antaranya:

1. Petr Cech

Petr Cech

Petr Cech bisa dibilang menjadi salah satu pemain yang paling pertama diketahui publik menggunakan lensa kontak saat bertanding. Hal itu terjadi setelah kiper berkebangsaan Republik Ceko tersebut mengalami cedera kepala pada laga kontra Reading, Oktober 2006.

Saat itu, kepala Cech terbentur dengan keras dengan lutut Stephen Hunt. Akibatnya, ia harus absen sekitar tiga bulan.

Setelah pulih, Cech juga harus menggunakan pelindung kepala saat bertanding. Hal ini demi mengindari resiko terburuk yang bisa mengancam nyawanya andai kembali mengalami benturan serupa.

Namun performa Cech sempat menurun usai comeback dari cedera. Ternyata hal itu dipengaruhi oleh penglihatannya yang terganggu.

Demi memperbaiki penglihatannya, Cech menggunakan lensa kontak saat bertanding. Keputusan itu terbukti tepat dan performanya membaik seperti saat sebelum cedera,

"Saya harus mengakui pada hari pertama mengenakannya, saya bangun satu jam setengah lebih cepat dari biasanya dan menyadari betapa besar perbedaannya. Mendapatkannya mungkin adalah momen terbaik buat saya di musim tersebut," kata cech.


2. David De Gea

David De Gea

David De Gea diketahui menggunakan lensa kontak saat bertanding pada musim perdananya memperkuat Manchester United. Kiper berkebangsaan Spanyol tersebut dikabarkan menderita rabun dekat.

Ironisnya, menggunakan lensa kontak dianggap menjadi penyebab sejumlah blunder yang dilakukan De Gea. Pada musim perdananya yaitu 2011-2012, penampilannya memang jauh dari kata meyakinkan.

Blunder yang dilakukan De Gea ternyata karena lensa kontaknya bergeser. Hal itu membuat penglihatannya terganggu sehingga tangkapannya tak lengket.

Tak mau hal itu terus terjadi, De Gea kemudian melakukan oeprasi mata di akhir musim 2011-2012. Penglihatannya pun kembali normal dan tak perlu membutuhkan bantuan lensa kontak lagi.

Keputusan tersebut juga terlihat di lapangan. Penampilan De Gea kian solid dan menjadi salah satu rahasia kesuksesan Manchester United meraih trofi Premier League 2012-2013.


3. Mario Balotelli

Mario Balotelli

Mario Balotelli menjadi pemain bintang lain yang pernah menggunakan lensa kontak saat bertanding. Namun momen itu baru terungkap saat penyerang bengal tersebut memperkuat Manchester City.

Nama Balotelli mulai dikenal publik saat melakoni debut bersama Inter Milan pada Desember 2007. Sejak saat iut, ia digadang-gadang sebagai calon penyerang terbaik dunia.

Balotelli kemudian memilih hengkang ke Manchester City pada musim panas 2010. Ia diboyong oleh mantan pelatihnya di Inter, Roberto Mancini.

Mancini menjadi orang yang membocorkan rahasia Balotelli menggunakan lensa kontak saat bertanding. Penglihatan anak kesayangannya tersebut ternyata sudah rusak sejak lama.

Namun Balotelli ternyata tak nyaman menggunakan lensa kontak saat bertanding. Ia akhirnya memilih melakukan operasi mata pada September 2012.