BolaSkor.com - Loris Arnaud pelan-pelan mulai menikmati perjalanan kariernya di Indonesia bersama Persela Lamongan. Sempat terkendala adaptasi, namun Loris mulai bisa memahami kultur sepak bola Tanah Air yang mayoritas suporternya haus dengan gol kemenangan.

Maka tak heran, Loris kemudian mendapat atensi yang tinggi kala menyudahi puasa golnya di pekan 22. Lesakan dua gol ke gawang Bhayangkara FC, kembali mengangkat namanya semakin populer di benak masyarakat sepak bola di Lamongan.

Pasalnya, suporter setia tim Laskar Joko Tingkir sangat menantikan lesakan golnya di Stadion Gelora Surajaya. Terakhir kali, ia melakukan selebrasi gol adalah saat membantu Persela mengalahkan Borneo FC 2-0 di pekan 15 atau 11 Juli silam.

"Saya sangat mengerti dengan hal itu (tuntutan tinggi suporter). Saya dulu bermain untuk Paris Saint-Germain, dan jelas pelatih maupun suporter akan menunggu (gol-gol) saya," kata bomber berusia 31 tahun itu.

Loris pun tahu tugas utama sebagai striker adalah mencetak gol untuk klub. Namun baginya, kemenangan tim terasa lebih penting daripada menuntaskan hasrat pribadi untuk konsisten mencetak gol di setiap pekan kompetisi.

"Yang paling utama adalah, bagaimana keberadaan saya bisa memberikan dampak positif untuk tim," ungkap striker yang membela PSG di era Nicholas Anelka pada musim 2007 sampai 2012 silam tersebut.

"Jadi, menyumbangkan gol maupun assist, itu sama saja bagi saya. Dan saya harapkan, pengalaman bermain di klub sebesar PSG bisa memberi ilmu kepada pemain muda di klub ini," tutupnya.

Loris Arnaud kini menempati posisi keempat dalam daftar top skorer Liga 1 2018. Koleksi 11 golnya sama dengan Alexander Rakic (PS TIRA), namun masih tertinggal dari perolehan 14 gol milik Fernando Rodriguez (Mitra Kukar), serta 13 gol yang dipetik Ezechiel Ndouasel (Persib Bandung) dan David Da Silva (Persebaya Surabaya). (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)