BolaSkor.com - Pakar sepak bola Spanyol, Graham Hunter, mencoba mengurai kejadian di balik terpilihnya Quique Setien sebagai pelatih Barcelona. Hunter menjelaskan, El Barca sempat ditolak tiga pelatih sebelum mendapatkan kata sepakat dengan Setien.

Barcelona memecat Ernesto Valverde setelah serangkaian hasil negatif. Meski berjaya di LaLiga, namun kegagalan Barca memenangi Liga Champions diyakini ikut mengambil andil di balik pemecatan itu.

Kemudian, Barcelona memilih Quique Setien sebagai arsitek Lionel Messi dan kawan-kawan. Mantan juru taktik Real Betis itu dikontrak hingga Juni 2022.

Baca Juga:

10 Fakta Unik Quique Setien, Pelatih Anyar Barcelona

Quique Setien Sudah Lama Kagumi Lionel Messi

Xavi Hernandez

Rupanya, menurut Hunter, Setien bukan pilihan utama Barcelona. Sang pelatih hanya menempati posisi keempat dalam daftar calon pelatih El Barca.

Pilihan pertama Barcelona adalah sang mantan pemain, Xavi Hernandez. Legenda yang sedang menangani Al Sadd ini tidak memberikan respons yang diinginkan Blaugrana.

"Barca pergi ke Qatar untuk meyakinkan Xavi. Seharusnya mereka sudah tahu dia tidak akan datang," terang Hunter seperti diwartakan Sky Sports.

Berikutnya, Barcelona mencoba merayu Ronald Koeman. Namun, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu tidak tertarik dengan tawaran yang diberikan.

"Barcelona mencoba merayu Koeman yang sebelumnya sudah menyatakan tidak akan bergabung. Koeman ingin membawa tim nasional Belanda memenangi Piala Eropa," kata Hunter.

Kemudian, Barcelona mengalihkan pandangan kepada mantan manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Namun, Pochettino menolak melatih Barca karena tidak ingin mengecewakan Espanyol.

"Barcelona berusaha memahami apa yang dikatakan Pochettino yakni lebih baik mengurus sawah di Argentina daripada melatih Barcelona. Barca mencoba membujuknya."

"Quique Setien adalah pilihan menarik dengan mentalitas Johan Cruyff yang dimiliki. Namun, dia cuma berada pada pilihan keempat."