Milan - Pelatih AC Milan, Clarence Seedorf, membeberkan alasan penurunan performa bomber Mario Balotelli. Menurut juru taktik berkebangsaan Belanda itu, menurunnya ketajaman Super Mario disebabkan dirinya merasa tertekan. Diboyong dari Manchester City pada 29 Januari 2013, Mario Balotelli tampil impresif dengan mencetak 12 gol dari 12 pertandingan. Namun, performa pemain berkebangsaan Italia itu menurun drastis di musim ini dengan baru melesakkan 14 gol dari 28 pertandingan. Tak pelak, berbagai hujatan datang menghampirinya. Kritikan publik kian deras mengucur tatkala Balotelli terlihat menangis di bangku cadangan beberapa saat setelah digantikan Giampaolo Pazzini pada menit ke-73 di partai melawan Napoli. Banyak pihak menudingnya sebagai pemain cengeng. "Balotelli sebenarnya adalah anak yang baik dan sangat sensitif, Dia merasa tertekan karena besarnya tanggung jawab yang haru ia pikul. Sebenarnya, itu bukanlah tanggung jawabnya, Dia harus menyingkirkan itu dan terbebas dari segala kewajiban yang sebenarnya hanyalah simbol," tutur Seedorf seperti dilansir Goal. Balotelli baru-baru ini dituding melakukan kekerasan terhadap seorang fotografer. Kejadian tersebut bermula ketika Balotelli dan kekasihnya, Fanny Neguesha, sedang menikmati santap malam di sebuah restoran. Seorang fotografer yang melihatnya pun meminta izin mengambil fotonya, namun ditolak oleh sang penyerang. Setelah menikmati makan malam, pemain Timnas Italia itu lantas mengunjungi sebuah klab malam. Sang fotografer yang masih penasaran terus menguntitnya. Menurut seorang saksi, Balotelli menendang Sang Fotografer karena terus menerus meminta fotonya, meski berulangkali ditolak. Fotografer tersebut melapor kepada polisi, yang kemudian datang ke tempat kejadian perkara untuk menunjuk pelaku yang ia sebutkan, yakni Balotelli.