BolaSkor.com - Valentino Rossi boleh saja menjadi rider yang paling disegani di lintasan saat ini. Namun, perjalanan The Doctor tak semulus nama besarnya.

Rossi mulai kesulitan bersaing di MotoGP. Perlahan, taji rider asal Italia itu mulai menghilang.

MotoGP 2020 menjadi benturan keras Rossi. Juara dunia sembilan kali tersebut hanya mampu mengakhiri musim di peringkat 15 klasemen.

Banyak yang menyarankan agar Rossi pensiun saja. Akan tetapi, The Doctor masih mau mencoba dengan meneken kontrak semusim bersama Petronas Yamaha untuk MotoGP 2021.

Rossi bukan tidak sadar performanya kian menurun. Sejak MotoGP 2017, mantan rider Ducati itu sudah merasa melempem.

Baca Juga:

Ingin Juara MotoGP 2021, KTM Perlu Konsisten di Podium

Sejak 2017, Dovizioso Serasa Dikebiri di Ducati

“Menurut saya, tahun tersebut (2017) krusial bagi Yamaha dan M1. Itu adalah momen di mana kami mulai menderita," kata dikutip dari Speedweek.

"Hingga 2016, motor kami sangat kompetitif, kami bisa memenangi balapan dan (bersaing untuk) titel. Mulai 2017, kami mengalami lebih banyak kesulitan,” imbuh dia.

Rossi merupakan runner up MotoGP dari 2014 hingga 2016. Namun, pada 2017, Rossi hanya finis di peringkat kelima.

Performa The Doctor sempat meningkat pada MotoGP 2018. Ia berhasil finis di peringkat ketiga klasemen.

Sayangnya, Rossi justru kian jauh dari gelar juara dunia ke-10 nya. Rossi bahkan belum lagi memenangi balapan sejak MotoGP Belanda 2017.