BolaSkor.com - Juventus dikabarkan ngotot memburu gelandang Manchester United, Paul Pogba. Namun, bila dicermati lebih dalam, sejatinya Bianconeri lebih membutuhkan David de Gea daripada Pogba.

Juventus menjadi tim terdepan untuk memboyong Pogba. Kabarnya, Pemain 26 tahun itu telah memerintahkan agennya, Mino Raiola, untuk mencari jalan kembali ke Turin.

Paul Pogba ogah melanjutkan kariernya di Manchester United setelah serangkaian masalah pada musim lalu. Usai sempat bersitegang dengan Jose Mourinho, Pogba juga dituding sebagai biang keladi di balik kegagalan The Red Devils.

Paul Pogba yang merasa sudah tidak mendapatkan tempat di hati suporter Man United pun merancang strategi untuk hengkang. Bahkan, pada sebuah wawancara, Pogba tidak ragu mengatakan jika ingin merasakan tantangan anyar.

Sebelumnya, Juventus saling sikut dengan Real Madrid untuk memboyong Paul Pogba. Namun, perlahan-lahan El Real mengambil langkah mundur usai menemui sejumlah kendala.

Baca Juga:

Catatan Impresif Rekrutan Anyar Juventus, Merih Demiral

PSG Mundur dari Lomba Merekrut Matthijs De Ligt, Juventus Semakin Terdepan

Cristiano Ronaldo Perintahkan Juventus Rekrut Romelu Lukaku

David de Gea dan Paul Pogba

Meski Pogba adalah pemain yang diidamkan Zinedine Zidane, namun presiden Real Madrid, Florentino Perez, lebih setuju memboyong Christian Eriksen. Perez khawatir, Pogba justru bisa menimbulkan perpecahan dalam tim.

Kini, Juventus sudah tidak punya pesaing. Jalan sudah lapang. Namun, apakah pilihan yang tepat kembali menjalin hubungan dengan sang mantan?

Terlepas dari masa lalu yang manis, namun bila dikulik lebih dalam kehadiran Paul Pogba justru bisa menambah pekerjaan rumah.

Saat ini, Juventus sudah punya tujuh pemain pada sektor tengah yakni Miralem Pjanic, Emre Can, Aaron Ramsey, Adrien Rabiot, Rodrigo Bentancur, Blaise Matuidi, dan Sami Khedira. Jumlah tersebut sudah lebih dari cukup mengingat Maurizio Sarri hanya menggunakan tiga pemain di tengah.

Peran Paul Pogba akan bergesekan dengan Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot. Dua pemain gratisan itu punya kemampuan yang tak kalah hebat dari Il Polpo. Bahkan, jika Sami Khedira dilego, Juventus punya materi lebih dari cukup untuk bersaing di Eropa.

Paul Pogba juga bisa merusak neraca keuangan tim. Selain banderol 100 juta euro yang ditentukan Manchester United, sang pemain juga enggan menurunkan gajinya di bawah 15 juta euro per musim atau jumlah yang diterimanya saat ini. Beban kian berat jika Juventus benar akan menggaji Matthijs de Ligt senilai 12 juta euro.