BolaSkor.com - Pengambilalihan kepemilikan Newcastle United mendekati kenyataan. PCP Capital Partners selangkah lagi akan menjadi pemilik baru klub berjuluk The Magpies tersebut.

Dilansir Sky Sports, PCP Partners sudah memasukkan dokumen pengambilalihan kepada Premier League. Meski demikian, kekhawatiran isu pelanggaran hak asasi manusia di Arab Saudi disebut-sebut bisa mengagalkan proposal senilai 300 juta poundterling tersebut.

PCP Partners merupakan sebuah konsorsium di bawah kepemimpinan Amanda Staveley. Konsorsium ini mendapatkan dukungan finansial dari Arab Saudi, dalam hal ini Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman.

Sang Pangeran merupakan pemegang kendali Public investment Fund (PIF), salah satu lembaga pendanaan terkaya di dunia. PIF dikabarkan akan memiliki 80 persen saham Newcastle United.

Baca Juga:

Ikuti Newcastle Antisipasi Virus Corona, Wolves Juga Larang Swafoto Pemain dengan Fans

James Bay, Fans Newcastle United dan Pengoleksi Jersey

Floyd Mayweather Ungkap Hasrat Akuisisi Newcastle United

Pangeran Mohammad bin Salman
Pangeran Mohammad bin Salman

Aturan Premier League memungkinkan mereka untuk mempertimbangkan kemampuan untuk mendanai klub, di samping catatan kriminal dari yang terlibat dalam pengambilalihan.

Pada 2017, liga memperluas cakupannya, memungkinkan mereka untuk mempertimbangkan kejahatan apa pun yang dilakukan oleh individu di luar Inggris.

Akan tetapi, setiap kekhawatiran mengenai catatan hak asasi manusia Arab Saudi akan memerlukan intervensi dari pemerintah Inggris untuk mempengaruhi apakah penjualan tersebut dapat dilanjutkan.

Pada hari Rabu (15/4), Amnesty International menuduh Arab Saudi "berusaha menggunakan keglamoran dan prestise sepak bola Premier League sebagai alat untuk meningkatkan citra

Kerangka hukum untuk kesepakatan sudah dilakukan oleh kedua belah pihak dan mencuat di publik pada awal pekan ini.

Amanda Staveley

Konsorsium Staveley dukungan Arab Saudi saat ini masih harus lulus Uji Kepemilikan dan Direktur Premier League sebelum masa jabatan 13 tahun Mike Ashley di St James 'Park berakhir.

Pada Januari lalu, Sky Sports News melaporkan bahwa PCP Partners dan PIF sedang dalam pembicaraan untuk membeli Newcastle.

Pemilik Newcastle Mike Ashley awalnya mematok sekitar 340 juta poundsterling. Namun pandemi virus corona diperkirakan ikut berdampak signifikan pada nilai klub.

Pembicaraan pengambilalihan telah berlangsung selama 12 bulan terakhir, dengan kode Proyek Zebra, mencerminkan jersey Newcastle.

PIF akan memegang 80 persen saham klub, sementara Staveley, yang mencoba membeli klub pada 2017, akan memegang 10 persen saham dan diharapkan memainkan peran kunci dalam menjalankan klub.

Sedangkan 10 persen terakhir akan dimiliki miliarder Reuben Bersaudara, David dan Simon Reuben.

Jika Premier League meratifikasi kesepakatan, calon pembeli akan langsung mengalokasikan investasi yang signifikan ke dalam klub.

Ashley telah memegang kendali di St James 'Park sejak membeli saham mayoritas pada 2007. Di tangan Ashley, Newcastle telah dua kali terdegradasi dari Premier League. Hal ini menjadikan Ashley sebagai pemailik yang tidak disukai suporter.