BolaSkor.com - Penyerang Barcelona, Lionel Messi, menjadi tumpul dalam beberapa laga El Clasico terakhir. Entah berkaitan atau tidak, namun La Pula tidak bisa mendulang gol pada pertandingan kontra Real Madrid tersebut sejak Cristiano Ronaldo hengkang.

Lionel Messi gagal menunjukkan magisnya pada laga melawan Real Madrid, Minggu (1/3). Tampil sejak menit awal, Messi tidak bisa memanfaatkan sejumlah peluang yang tersedia. Selain itu, Messi juga tak membuat permainan Barca menjadi berkembang.

Baca Juga:

Pentingnya El Clasico bagi Zidane dan Setien

Lionel Messi Dinilai Bisa Bikin Barcelona Kalah di El Clasico

Sergio Ramos, Respek kepada Lionel Messi, dan Cara Hentikan Permainan Barcelona

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Pada akhirnya, Real Madrid yang tertekan pada babak pertama bangkit. El Real unggul 2-0 berkat gol Vinicius Junior (71') dan Mariano (90+1'). Hasil tersebut membuat Los Blancos menggeser Barcelona di puncak klasemen.

Tak pelak, sorotan tajam mengarah kepada Messi. Di tengah krisis pada lini depan Barcelona, Messi adalah sosok yang diharapkan menjadi jawaban. Namun, pada kenyataannya, Messi gagal menunjukkan tajinya.

Lionel Messi hanya mencatatkan empat upaya dribel dengan hanya satu yang berhasil. Catatan tersebut cukup buruk karena Messi dikenal sebagai pemain yang punya ragam aksi saat melewati lawan.

Uniknya, sebenarnya tidak semua penampilan Messi di El Clasico buruk. Penurunan performa Messi di El Clasico baru terjadi ketika sang rival, Cristiano Ronaldo, meninggalkan Real Madrid. Messi tidak mencetak gol di El Clasico sejak Mei 2018, atau pertandingan final Ronaldo melawan Barcelona ketika masih di Madrid.

Barcelona memang sudah mendapatkan banyak peringatan untuk tidak bergantung sepenuhnya pada Lionel Messi. Namun, Quique Setien masih belum bisa mendapatkan formula serangan ketika Messi mati kutu.

"Barcelona bermain dengan sistem baru yang justru membuat mereka lebih bergantung kepada Lionel Messi. Dia memiliki tanggung jawab membuat perbedaan dengan dribel, tembakan dari luar kotak penalti, dan kombinasi bersama pemain lain," papar mantan pemain Barcelona, Rivaldo, seperti diwartakan Betfair sebelum pertandingan.

"Akan tetapi, seperti yang kita lihat saat melawan Napoli, Messi dijaga banyak pemain lawan dan tidak membuat keajaiban. Ketika itu, Barca langsung kesulitan."