BolaSkor.com - Fakta mengejutkan terungkap di balik batalnya Manchester City menjalani sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim. Sembilan klub Premier League ternyata sempat meminta Pengadilan Arbitras Olahraga (CAS) menolak banding The Citizens.

Manchester City awalnya dijatuhi sanksi tersebut oleh UEFA pada Februari silam. Mereka dituding melanggar regulasi Financial Fair Play dengan memanipulasi laporan pendapatannya.

Manchester City secara tegas membantah tuduhan tersebut. Mereka kemudian mengajukan banding kepada CAS.

Baca Juga:

Jadwal Manchester City Vs Real Madrid Bisa Terganggu Usai Mariano Diaz Positif Corona

Pep Guardiola Diberi Dana Transfer Rp 5 Triliun di Musim Panas Ini

Bebas dari Sanksi UEFA, Manchester City Langsung Bidik Dua Pemain Sekaligus

Hasilnya, CAS mengabulkan banding Manchester City pada 13 Juli silam. UEFA dianggap gagal membuktikan tuduhannya sehingga sanksi tampil di kompetisi Eropa selama dua musim dicabut.

“Panel berpandangan bahwa UEFA sama sekali tidak mengajukan dakwaan sembrono terhadap City. Namun berdasarkan bukti, panel tidak dapat mencapai kesimpulan bahwa dana terselubung dibayarkan ke City,” Bunyi pernyataan CAS.

Keputusan CAS itu membuat banyak pihak kecewa. Beberapa yang vokal mengecamnya adalah Jose Mourinho dan Jurgen Klopp.

Dalam kesempatan yang sama terungkap juga bahwa pada bulan Maret, sembilan klub Premier League coba mengintervensi CAS untuk menolak banding Manchester City. Kesembilan klub itu adalah Arsenal, Burnley, Chelsea, Leicester, Liverpool, Man United, Newcastle, Tottenham dan Wolverhampton.

Mereka tentu punya alasan kuat melakukan hal tersebut. Salah satunya agar lebih berpeluang tampil di kompetisi Eropa.

Meski begitu, CAS tak menghiraukan permintaan tersebut. Salah satu sebabnya karena argumen dan bukti yang diajukan sembilan klub tersebut tidak cukup kuat.

CAS tetap menjalankan investigasi hingga akhirnya menganulir hukuman Manchester City. Mereka hanya diminta membayar denda sebesar 10 juta euro.