BolaSkor.com - Miguel Oliveira kembali memperlihatkan keajaiban kembali. Pembalap Red Bull KTM itu mampu merebut podium kemenangan di kondisi basah.

Oliveira mampu memperlihatkan performa maksimalnya bersama Red Bull KTM di MotoGP Thailand, Minggu (2/10). Setelah dua hari menjalani latihan bebas di kondisi kering, Oliveira mampu membuat kejutan dengan menguasai lintasan basah.

Kondisi ini terasa semakin dramatis karena Oliveira mampu menaklukan raja lintasan basah, Jack Miller. Oliveira berhasil membuktikan bahwa tidak selamnya lintasan basah menjadi daerah kekuasaan pembalap Lenovo Ducati tersebut.

Terkait hal ini, Oliveira mengungkapkan upayanya dalam menguasai kondisi yang kurang menguntungkan ini. Pembalap asal Portugal itu harus melalui banyak rintangan sebelum bisa merebut podium tertinggi.

“Lintasan cukup menipu di beberapa tikungan. Penglihatan kita juga terbatas, khususnya di beberapa lintasan lurus, dan juga aquaplaning. Itu masalah utama di awal balapan,” kata Oliveira, dikutip dari speedweek.com.

“Saya mencoba mendapatkan penglihatan yang lebih jelas, tetapi sangat sulit karena saya harus berjuang dari posisi kesebelas. Saya mencoba tidak melakukan kesalahan dan tidak terlalu terbawa suasana. Saya juga berhati-hati tidak slide terlalu banyak, ada resiko kehilangan kontrol ban depan di tikungan karena slide,” tambahnya.

Kesabarannya mencari celah untuk menyalip berbuah manis. Oliveira akhirnya mampu mendekati Miller. Di saat itu pula pembalap berumur 27 tahun itu memutuskan lebih agresif agar bisa menyalip Miller.

“Lalu saya berada di titik penting saat berhasil mengejar Miller. Saya mampu menganalisis di belakangnya dan menyadari potensi besar saya. Saya memiliki pilihan apakah harus melaju lebih kencang atau menjaga kecepatan,” ujar Oliveira.

“Tidak berlangsung lama saya mengerti bisa melakukan manuver overtaking dengan cepat. Saya lebih cepat di sektor terakhir, tetapi Miller kembali kuat di tikungan ke-12. Sangat sulit menyalipnya. Saya mencoba sekali tetapi gagal. Pada percobaan kedua, saya mencoba merubah manuver dan mampu berada di dekatnya lebih lama,” sambungnya.

Upaya kerasnya akhirnya mendatangkan keberhasilan. Ditambah aksi nekat meningkatkan kecepatan di tikungan 9,10, dan 11, Oliveira akhirnya berhasil menyalip Miller.

“Benar saya berhasil mendapatkan grip baik di sana dan dapat berkendara dengan baik setelah keluar di tikungan 11. Hal ini membuat perbedaan. Racing line saya sedikit berbeda dari Miller di sana. Sebagai tambahan, saga mampu meraih kecepatan tinggi di tikungan dibandingkan dia saat melewati tikungan 7,” ungkap Oliveira.

“Hal ini membuat saya sada bisa memangkas jarak. Akhirnya saya bisa menyalip di beberapa sektor krusial lintasan ini, yang tentunya peristiwa itu terjadi di sektor terakhir. Saya tidak memiliki rencana tetap, tetapi saya dan motor KTM RC-16 sangat kompetitif. Saya mampu memanfaatkan potensi motor sebaik mungkin,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat