BolaSkor.com - Real Madrid dikenal sebagai tim yang gemar menghamburkan uang di bursa transfer. Bahkan, ketika skuat sudah penuh sesak dengan pemain top dunia, Los Blancos tetap melakukan "hoby" tersebut. Tak heran, Madrid memiliki julukan Los Galaticos yang mengacu kepada skuat yang dianggap berisi pemain dari luar angkasa.

Akan tetapi, pada beberapa tahun terakhir, Madrid mulai mengerem kebiasaan tersebut. El Real hanya membeli pemain sesuai dengan kebutuhan. Buktinya, pada bursa transfer 2017-2018, Madrid hanya mendatangkan dua pemain yakni Theo Hernandez dan Dani Ceballos.

Beberapa pihak menganggap Madrid sedang memberikan ruang untuk pemain dari Castilla untuk naik ke tim senior. Achraf Hakimi menjadi contohnya. Pemain 19 tahun tersebut menembus skuat utama Madrid berkat penampilan apik di Castilla. Selain itu, sang pemain juga dipanggil untuk membela tim nasional Maroko. Tak heran ia diberi julukan sebagai wonderkid.

Akan tetapi, jika kita kembali ke 2008, Madrid memiliki cerita pahit soal pemain muda berbakat atau yang beken disebut wonderkid. Namanya adalah Alipio, pemain yang berposisi sebagai penyerang yang gagal unjuk gigi di skuat utama Madrid.

Bagi Alipio, Madrid adalah kenangan masin sekaligus pahit. Bagaimana tidak, pada usia muda ia telah bergabung bersama satu tim terbesar di dunia. Namun bagian pahitnya, cedera yang menerpa memaksa sang pemain memupus mimpinya di Santiago Bernabeu.

"Ketika saya meneken kontrak dengan Real Madrid, mereka tahu jika saya mengalami cedera tendinitis di lutut kanan. Namun, mereka tidak melakukan perawatan apapun," ungkap sang pemain seperti dilansir Marca.

"Saya melakukan proses pemulihan sendiri menggunakan penghilang rasa nyeri," lanjut Alipio.

alipio
Alipio (Besoccer)

Merasa sudah tidak dipedulikan oleh Madrid, Alipio mulai mengemas barang-barangnya dan menuju Portugal bersama Benfica yang berjanji akan membantu proses pemulihan cedera.

"Ada saatnya saya tidak bisa bermain seperti yang diharapkan dan Benfica menawarkan untuk memulihkan cedera. Saya mencoba untuk pulih tanpa melalui operasi, tetapi rasa sakit kian memburuk dan saat itulah saya memutuskan melakukan operasi," kata Alipio.

Namun, ketika sudah pulih, nasib malang kembali menghampiri sang pemain. Ia mengalami cedera ligamen yang mengharuskannya kembali menepi.

"Setelah dua bulan, saya mengalami cedera ligamen di lutut dan kembali menjalani operasi. Kemudian, saya pergi ke Siprus dengan status pinjaman, dan setelah operasi kedua, saya ingin berhenti bermain," tuturnya.