BolaSkor.com - Pertarungan Derby London Utara berakhir imbang 2-2, Minggu (1/9). Duel Arsenal kontra Tottenham Hotspur berjalan sengit selayaknya sebuah derby.

Akan tetapi ada sebuah benang merah yang tampak dari duel panas tersebut. Sejak awal tidak sedikit yang menyebut secara kasat mata Arsenal dan Tottenham mirip dengan Liverpool dalam hal skema permainan. Namun lewat laga di Stadion Emirates kemarin terlihat perbedaan yang kentara.

Baca Juga:

Hasil Undian Grup Liga Europa 2019-20: Manchester United dan Arsenal Masuk Grup Maut

Juventus dan AC Milan Pantau Talenta Arsenal

Saat Arsenal mendatangkan Nicolas Pepe, publik langsung membandingkan trio Arsenal dengan Liverpool. Bahkan ada yang menyebut trio Pierre-Emerick Aubameyang-Alexandre Lacazette-Pepe berpotensi lebih maut daripada Mohamed Salah-Roberto Firmino-Sadio Mane di Liverpool.

Di sinilah muncul anggapan kemiripan Arsenal dengan Liverpool. Bagaimana dengan Spurs? Bermain dengan garis pertahanan tinggi dan mengandalkan serangan sayap disebut mirip dengan Liverpool. Namun apakah anggapan itu akurat?

Pada laga melawan Tottenham, untuk pertama kalinya Arsenal menurunkan Pepe, Aubameyang, dan Lacazette secara bersamaan. Ketiganya didukung tiga gelandang dengan skema 4-3-3 yang serupa dengan Liverpool. Namun saat laga berjalan, sebutan serupa tapi tak sama muncul.

Yang membedakan bukanlah trio di depan, melainkan dua bek di kedua sisi lapangan. Melawan Spurs, Arsenal memainkan Ainsley Maitland-Niles dan Sead Kolasinac sebagai bek kiri dan kanan. Inilah yang membedakan Arsenal dengan Liverpool.

Dalam menyerang, trio penyerang Liverpool lebih sering bergerak ke dalam untuk menarik lini pertahanan lawan menjadi lebih padat di tengah. Hal ini untuk memberi ruang kepada kedua bek kiri dan kanan mereka. Sedangkan kedua bek Arsenal tidak beroperasi seperti duo bek Liverpool.

Situasi serupa terjadi di Tottenham. Kedua bek mereka, Davinson Sanchez dan Danny Rose tidak beroperasi secara maksimal, baik dalam membantu serangan ataupun bertahan.

Dalam permainan seperti Liverpool, fungsi full-back sangat penting, khususnya dalam penyerangan. Mereka adalah jawaban dari padatnya lini tengah. Arsenal dan Tottenham masih kurang di area ini. Sisi inilah yang membedakan Arsenal dan Tottenham dengan Liverpool dan Manchester City.