BolaSkor.com - Ibarat gula tanpa semut atau kopi tanpa gula. Itulah istilah untuk Lionel Messi. La Pulga telah meraih segalanya bersama Barcelona dari raihan lima Ballon d'Or, sembilan titel La Liga, empat Liga Champions, hingga rekor 552 gol. Tapi bersama Timnas Argentina, ia belum mendapatkan trofi besar.

Messi, 30 tahun, sudah membela Argentina sejak Piala Dunia 2006. Dalam rentang waktu empat tahun sebelum Piala Dunia berikutnya, ia juga berpatisipasi di Copa America. Messi telah berubah dari pemain muda berbakat, menjadi kapten Tim Tango.

Akan tetapi, prestasi terbesarnya baru sebatas final Piala Dunia 2014 dan Copa America 2016. Kegagalan di Copa America paling membuatnya frustrasi. Messi berada di titik nadir ketika ia memutuskan pensiun, sebelum akhirnya kembali dibujuk Edgardo Bauza, mantan pelatih Timnas Argentina, untuk kembali dari masa pensiunnya.

Momen tersebut pun menjadi salah satu penyesalan terbesar Messi, yang memperlihatkan tangisannya pasca gagal menjuarai Copa America 2016.

"Setelah mengatakannya (pensiun di tahun 2016), saya pikir hal itu tidak benar untuk dilakukan, ini dapat memberikan pesan yang salah kepada seluruh pemuda dan orang yang bertarung untuk mimpi mereka. Teruslah mencoba dan bertarung untuk hal yang Anda inginkan," tutur Messi.

Untuk kesekian kalinya, Messi memiliki kesempatan untuk membawa negaranya meraih trofi prestisius. Kali ini, Messi akan coba melakukannya di Piala Dunia 2018, di mana Argentina berada di grup D bersama Islandia, Kroasia, dan Nigeria.

Pertanyaan pun menyeruak. Jika Argentina kembali gagal meraih Piala Dunia, akankah Messi pensiun? "Jika kami tidak memenangi Piala Dunia, saya akan terus bermain untuk timnas," jawab Messi dengan tegas, seperti dilansir dari Goal, Rabu (16/5).

Sebelum berpikir jauh mencapai final, Messi ingin Argentina terlebih dahulu memasang target semifinal. Target realistis yang pantas untuk tim besutan Jorge Sampaoli.

"Untuk memainkan Piala Dunia yang bagus adalah mencapai empat besar. Argentina pantas berada di sana karena sejarah telah membuktikannya. Meskipun dibutuhkan kerja keras mencapainya, saya pikir kami harus ada di sana lagi," urai Messi.