BolaSkor.com - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro ikut gembira ketika Timnas Indonesia mengunci tiket ke Piala Asia 2023. Optimisme wajib dibangun meski nantinya akan bertemu tim-tim terbaik Asia.

Piala Asia bukan hal baru bagi Seto Nurdiantoro. Ketika masih aktif sebagai pemain, Seto merupakan pilihan utama pelatih Nandar Iskandar di Piala Asia 2000. Seto datang dari Pelita Solo bersama Eko Purdjianto.

Kala itu, Indonesia maju ke babak utama setelah menyingkirkan Hong Kong dan Kamboja dari babak kualifikasi. Indonesia kemudian tergabung di grup B bersama dua kontestan Piala Dunia 2002, Korea Selatan dan China, serta Kuwait.

Seto menjadi gelandang inti dalam tiga partai. Sayangnya, hasil yang diraih belum menjadi kejutan lantan Indonesia dilibas China 0-4, Korea Selatan 0-3 dan menahan Kuwait 0-0.

Baca Juga:

Dapat Bonus Rp2 Miliar, Timnas Senior Tetap Ditangani Shin Tae-yong

Senang Timnas Lolos ke Piala Asia, Widodo Cahyono Putro Berharap Konsisten

Setelah generasi 2000, Indonesia sempat memperbaiki hasil dengan menduduki peringkat ketiga fase grup Piala Asia 2004 dan 2007. Namun pada edisi 2011, 2015 dan 2019, Indonesia gagal melewati babak kualifikasi.

Keberhasilan menembus Piala Asia 2023 menimbulkan optimisme, tak terkecuali dari Seto Nurdiantoro. Namun keberhasilan ini tak boleh membuat Rachmat Irianto dkk. besar kepala.

"Selamat untuk Timnas Indonesia yang bisa membanggakan bangsa Indonesia. Harapannya ketika sudah berada di Piala Asia jangan jemawa, tetap fokus untuk meraih apa yang menjadi target," kata Seto saat ditemui di Stadion Manahan Solo.

Seto Nurdiantoro mengingatkan bahwa pertarungan babak utama tak akan mudah. Apalagi, Indonesia berpotensi berada di pot 4 saat undian. Skuat besutan Shin Tae-yong pasti akan melawan para unggulan.

Namun, tantangan itu tak boleh menjadikan semangat Timnas Indonesia mengendor. Masih ada waktu setahun lagi untuk mengembangkan kekuatan.

"Sikap optimisnya harus ada, baik dari bangsa Indonesia maupun teman-teman pemain yang mewakili. Kita harus support apapun hasilnya kerena mereka sudah berjuang," tutur Seto.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi support dari kami bisa memberi motivasi lebih bagi pemain maupun staf yang nantinya akan berangkat ke Piala Asia," lanjut Seto.

Piala Asia 2023 sedianya akan digelar pada bulan Juni tahun depan. Saat ini federasi sepak bola Asia, AFC, belum menentukan negara mana yang menjadi tuan rumah setelah China mengundurkan diri. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)