BolaSkor.com - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengaku timnya memang membutuhkan pemain baru untuk menghadapi putaran kedua Liga 1 2019. Pemain baru sangat dibutuhkan guna menambah kedalaman skuatnya.

Seperti diketahui hasil ciamik yang ditorehkan oleh Super Elang Jawa di musim perdananya bermain di kasta tertinggi bermodalkan hanya pemain debutan. Tapi dengan keterbatasan itu mereka mampu bersaing dengan kontestan lain yang secara finansial dan materi pemain jauh lebih baik.

Seto Nurdiantoro mengakui saat ini PSS tidak memiliki kedalaman skuat yang mumpuni, akan menjadi kendala berarti dalam permainan timnya saat beberapa pemain inti tidak bisa dimainkan. Hal itu yang coba diminimalisirnya untuk putaran kedua nanti, tetapi diakuinya akan ada sejumlah kendala yang akan dihadapi oleh timnya.

Baca Juga:

TIRA-Persikabo dan Arema FC Menang, Persipura Tahan Borneo FC

Pernyataan Viola Kurniawati Usai Putuskan Mundur sebagai CEO PSS Sleman

"Kita memang harus menambah pemain, akan coba kita cari kebutuhan yang diperlukan, tapi bukan berarti itu mudah. Artinya pemain bagus tidak akan dilepas klubnya, selain itu masalah harga tentu juga menjadi kendala bagi tim kami. Untuk ini kita juga sudah berbicara dengan manajemen," ungkap Seto.

Ia mengungkapkan kesulitan untuk mendapat pemain dengan level permainan Liga 1, tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencari tambahan amunisi dari tim kasta kedua. Tapi untuk opsi ini disebutnya akan ada banyak yang dipertimbangkan.

Seperti diketahui sebagian besar pemain dalam skuat PSS saat ini adalah alumnus dari Liga 2. Namun mereka mampu membuktikan diri dengan bermain solid pada musim pardananya tampil di Liga 1.

"Kemungkinan itu ada, ada planing ke sana. Namun akan ada banyak pertimbangan, seperti dari segi mental. Tapi kalau nanti ada pemain yang memiliki mental bagus dan potensial ya kenapa tidak," terang mantan pelatih PSIM Jogja ini.

Dengan adanya kepastian mendatangkan pemain anyar, bisa dipastikan akan ada pemain yang keluar pada putaran kedua nanti. Namun pria 46 tahun ini tidak ingin gegabah dalam mencoret pemain, semua akan dipertimbangkannya sematang mungkin.

"Itu risikonya. Mungkin nanti di akhir putaran pertama saya baru bisa memutuskan siapa yang keluar, kondusifitas tim harus dijaga. Kalau akhir-akhir ini menunjukan progres bagus dalam latihan I tetap akan kami pertimbangkan, meski jarang bermain," tutupnya. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)