BolaSkor.com - Jangan harap bisa melihat orang berlalu-lalang di Kota Donetsk di atas pukul 10 malam. Tidak akan ada satupun langkah kaki yang terdengar.

Ya, kota ini seketika sunyi tiap menjelan jam malam yang diterapkan pihak militer. Tak ada satupun yang berani melanggar jam malam dan memilih ada di rumah hingga jam 4 esok harinya.

Kondisi ini bertolak belakang dengan apa yang biasa dirasakan kota yang ada di sebelah timur Ukraina ini. Kota yang sebelumnya sangat ramai dan penuh warna seketika berubah menyusul konflik perbatasan antara Ukraina dengan Rusia.

Baca Juga:

Kekalahan Man City dari Tim Promosi Premier League dan Sederet Rekor Lainnya di Carrow Road

Hasil Liga-liga Eropa: Manchester City Kalah, Barcelona Menang Telak

Donbas Arena

Konflik yang menurut laporan PBB sudah menewaskan 13 ribu jiwa dan 1,3 juta penduduk lainnya harus meninggalkan rumah untuk mengungsi. Bagi yang masih memilih bertahan, mereka semakin terisolasi. Bahkan klub kesayangan mereka, Shakhtar Donetsk, ikut pergi mengungsi.

Sejak Mei 2014, Shakhtar Donetsk, sang juara Ukraina yang ada di urutan 20 besar daftar peringkat klub UEFA, sudah tidak lagi menjadikan Donetsk sebagai rumah.

Semua berawal pada April 2014 ketika pasukan separatis yang pro-Rusia mulai menguasai wilayah Donbas, termasuk Donestk. Separatis akhirnya mendirikan negara yang disebut Republik Rakyat Donestk. Pihak Ukraina menuding Rusia sudah memberi dukungan, termasuk senjata, kepada separatis.

Sebelum konflik, Shakhtar Donetsk selalu memainkan laga mereka di Donbas Arena, sebuah stadion megah dengan kapasitas mencapai 50 ribu tempat duduk. Kemenangan 3-1 atas Illichivets Marupol yang memastikan Shakhtar Donetsk jadi juara Ukraina untuk kelima kalinya secara beruntun menjadi laga terakhir di stadion ini.

Donbas Arena, yang pernah menggelar semifinal Piala Eropa 2012 saat Spanyol mengalahkan Portugal, kini terbengkalai. Sejak laga terakhir Shakhtar Donetsk, Donbas Arena tidak pernah lagi menggelar pertandingan. Donbas Arena bahkan beberapa kali menjadi korban serangan yang berakibat kerusakan yang terbilang parah.

Kamis (19/9) dini hari WIB, Shakhtar Donetsk akan melakoni laga pertama penyisihan Grup C Liga Champions 2019-20. Mereka akan menjamu juara Premier League Manchester City di Stadion Metalist Kharkhiv. Shakhtar Donetsk masih berlaga jauh, sekitar 160 kilometer, dari rumah mereka.