BolaSkor.com - Para pegiat bola voli boleh berbangga dengan adanya kompetisi profesional, Proliga. Ajang ini bukan saja sukses menempa para atlet sbeelum mengikuti ajang internasional. Hampir di setiap pertandingan para penonton selalu bejubel di setiap sudut tribun.

Ada lima tim putra dan tujuh tim putri yang ikut serta musim ini. Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator dan tim putri Jakarta Pertamina Energi akhirnya menjadi juara dalam partai final di GOR Amongrogo Yogyakarta, Minggu (15/4) lalu.

Dalam setiap tahun penyelenggaraan Proliga, ada saja pemain yang membuat kejutan. Musim ini benar-benar bukan musimnya Aprilia Manganan. Pemain yang jadi andalan Timnas Indonesia ini tak bersinar bersama Bandung Bank BJB Pakuan. Dia tak banyak tampil, lantaran dalam proses penyembuhan cedera lutut.

Namun di balik menurunnya Aprilia, ada deretan pemain muda yang bersinar. Mereka bisa melesat di antara pemain-pemain senior yang sudah malang melintang di kompetisi profesional.

Shella Bernadetha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Shella Bernadetha menjadi salah satu pemain muda yang bersinar di ajang Proliga 2018. Quicker Bandung Bank BJB Pakuan ini sudah menjadi pemain andalan meski usianya baru 18 tahun.

Dia menjadi salah satu mesin pendulang poin Bank BJB. Penampilannya pun selalu meledak-ledak, khas anak muda, yang bisa jadi penyemangat tim. Sayangnya, prestasi musim ini hanya mentok sebagai runner-up. Bank BJB ditaklukkan Jakarta Pertamina Energi. Meski begitu, Shella tetap patut diapresiasi.

Pada 2015 lalu, Shella masih jadi penggila Proliga dengan turut hadir dalam setiap pertandingan. Sama seperti penonton lain, dia juga tak melewatkan momen berfoto dengan pemain voli. Namun kini kondisinya sudah berbalik. Shella menjadi salah satu pemain yang diserbu para penggemar voli.

Shella Bernadetha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Bila meruntut perjalanannya, Shella bukan lahir dari keluarga atlet, apalagi voli. Dia baru belajar bermain voli saat mengikuti ekstrakulkuler di sekolahnya, SD Barosman 4 Cimahi. Namun dari kesempatan itu, dia terus berlatih keras dan serius agar suatu saat bisa menjadi atlet profesional.

"Dulu voli jadi olahraga favorit di sekolah. Sama teman-teman kemudian gabung dan mengikuti kejuaraan pelajar. Akhirnya tahun lalu bisa gabung Jakarta Elektrik PLN dan langsung jadi juara Proliga," terang Shella saat berbincang dengan Bolaskor.com

Shella kini masih berstatus pelajar. Dia baru saja menjalani ujian di SMA Pasundan 3 Cimahi. Baginya, pendidikan dan karir tak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dia ingin sukses sebagai atlet dan sukses dalam pendidikan.

"Inginnya sih voli bisa jadi pegangan untuk masa depan. Tapi kan tidak bisa selamanya jadi atlet. Makanya pendidikan juga penting," tuturnya.

Shella Bernadetha. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Shella masih ingin terus berpestasi di Proliga. Dia pun masih berhasrat untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Namun Shella sadar menjadi bagian Tim Nasional bukan tugas mudah. Apalagi ada banyak quicker senior yang penampilannya juga terus moncer.

"Pengennya sih sebenarnya tahun ini bisa masuk Timnas. Tapi kan ada banyak quicker yang bagus. Ada kak Wilda (Wilda Siti, pemain Bank BJB) yang bagus. Tapi semoga suatu saat bisa masuk Timnas," pungkasnya. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)