BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merasa kaget Mees Hilgers dan Kevin Diks menolak membela Skuat Garuda. Hal ini diungkapkan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani.

Mees Hilgers dan Kevin Diks batal diproses naturalisasi karena tak mendapat izin dari orang tua masing-masing untuk membela Timnas Indonesia. Padalah keduanya saat berkomunikasi dengan Shin Tae-yong, berminat membela Timnas Indonesia.

"Shin Tae-yong, kan pernah mengajukan Kevin Diks sama Mees Hilgers. Tadi dia seperti kroscek balik, apakah benar-benar Hilgers sudah menolak atau tidak. Saya bilang iya seperti itu berita terakhir," kata Hasani Abdulgani saat dihubungi oleh awak media.

"Karena menurut Shin Tae-yong, hasil dia ngobrol sama Hilgers, si Hilgers mau. Saya bilang semua pemain mau. Cuma kondisinya karena dia main di Eropa, kasusnya berbeda."

Baca Juga:

Tijjani Reijnders Belum Minat Perkuat Timnas Indonesia

Pratama Arhan Pakai Nomor Punggung 38 di Tokyo Verdy, Ini Harga Jerseynya

"Ada beberapa hal, benefit yang dia dapat itu kalo seandainya main di Timnas. Itu kembali lagi ke pemainnya, kalau pemainnya masih ragu-ragu ya susah,” sambungnya.

Saat ini, hanya dua pemain keturunan yang sedang diproses naturalisasi, yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat. Proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat memasuki babak persetujuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, DPR RI, dan Kementerian Hukum dan HAM. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sudah memberikan rekomendasi untuk keduanya.

PSSI menargetkan Sandy Walsh dan Jordi Amat bisa membela Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023, Juni 2022 mendatang.

"Dia mau pemain itu levelnya di atas pemain Indonesia. Saya bilang, saya juga sepakat dengan pemikirannya dia. Kalau dia rekomendasi pemain asal-asalan, saya tidak setuju," ujar Hasani Abdulgani.

"Persepsi-persepsi itu kan mesti kami luruskan. Karena ternyata kalau menurut dia urusan naturalisasi sudah lama prosesnya, bulan kemarin. Saya bilang saya tidak tahu karena saya baru terlibat," pungkasnya.