BolaSkor.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menuturkan resep sukses timnas Korsel (Korea Selatan) ketika mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018. Shin dan staf kepelatihan telah lama memelajari Jerman dari analisis video.

Shin, 49 tahun, melatih Korsel pada medio 2017-2018 dan berpatisipasi di Piala Dunia 2018. Korsel berada di grup F bersama Swedia, Meksiko, dan Jerman, yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan dan dilatih oleh Joachim Low.

Korsel tidak lolos ke fase gugur usai kalah 0-1 dari Swedia dan Meksiko dengan skor 1-2. Tapi di laga terakhir grup, Korsel bermain lepas dan semakin memperburuk perjalanan Jerman di Piala Dunia 2018.

Baca Juga:

Soal Asisten Pelatih Shin Tae-yong dari Indonesia, Ketum PSSI Masih Belum Menentukan

Selain Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kelola U-16 hingga U-23

Shin Tae-yong Dikontrak 4 Tahun oleh PSSI

Jerman, yang kalah 0-1 dari Meksiko dan menang 2-1 melawan Swedia, menelan kekalahan secara mengejutkan dari Korsel melalui skor 0-2 di Kazan Arena, Kazan, melalui gol yang dicetak Kim Young-gwon dan Son Heung-min.

Dua gol Korsel dicetak di perpanjangan waktu babak kedua. Korsel tidak lolos penyisihan grup, namun, harga diri mereka terjaga melalui kemenangan atas juara dunia 2014.

Shin yakin Indonesia juga bisa melakukan keajaiban yang sama. Postur tubuh, yang biasanya menjadi dalih kekalahan melawan tim dengan pemain-pemain bertubuh tinggi, menurutnya bukan masalah yang besar.

"Masih ada handicap untuk postur tubuh tetapi (hal tersebut) bisa diatasi. Alasan kenapa Korsel bisa menang lawan Jerman karena sebelumnya (Korsel) sudah analisa Jerman," ucap Shin Tae-yong kepada awak media.

"Analisis jerman dan komunikasi pemain seperti apa (selama) enam bulan sudah dipersiapkan. Sudah mengecek pemain keluar sampai sedetail itu dan menganalisa 40 video pertandingan Jerman, (selain itu) pernah juga analisa di lapangan."

"Itu alasannya kenapa Korsel bisa menang (melawan Jerman di Piala Dunia 2018) dan Indonesia juga pasti bisa," yakin mantan pemain Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

Shin, selain melatih Timnas Indonesia senior, juga akan membina usia muda yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021. Shin dikontrak empat tahun oleh PSSI.