BolaSkor.com - Duel Denmark kontra Belgia pada laga kedua grup B Piala Eropa 2020 menjadi panggung pertunjukan sihir Kevin De Bruyne. Pemain berusia 29 tahun itu hanya butuh waktu 45 menit untuk membuat para penonton terpukau.

Dalam laga yang berlangsung di Parken Stadium, Kamis (17/6), Belgia diprediksi akan menang dengan mudah. Namun kenyataan di atas lapangan justru berbanding terbalik.

Denmark menunjukkan determinasi permainan yang luar biasa. Para pemain Tim Dinamit seolah ingin mempersembahkan kemenangan kepada Christian Eriksen yang baru mengalami insiden henti jantung.

Baca Juga:

Hasil Laga Grup B-C Piala Eropa 2020: Belgia dan Belanda Lolos ke Fase Gugur

Cara Belgia Beri Penghormatan kepada Eriksen Jelang Laga Kontra Denmark

Cedera Parah, Bek Belgia Akhiri Piala Eropa 2020 Lebih Cepat

Aksi Kevin de Bruyne pada laga Belgia kontra Denmark

Denmark bahkan mampu memecah kebuntuan saat laga baru berjalan dua menit. Tembakan Yussuf Poulsen tak mampu dihentikan Thibaut Courtois.

Gol cepat tersebut membuat Denmark kian tampil agresif. Belgia sedikit beruntung tidak kebobolan lebih banyak hingga babak pertama berakhir.

Usai turun minum, Belgia melakukan perubahan. Roberto Martinez selaku pelatih memasukkan De Bruyne untuk menggantikan Dries Mertens.

Perubahan ini awalnya seperti perjudian karena De Bruyne baru pulih dari cedera wajah. Namun permainan bintang Manchester City itu tak terlihat baru mengalami cedera parah.

De Bruyne memberi warna baru dalam pola serangan Belgia. Ia juga memimpin The Red Devils melakukan comeback.

De Bruyne memberi umpan matang kepada Thorgan Hazard untuk menyamakan kedudukan saat babak kedua baru berjalan sepuluh menit. Sebelum melakukannya, ia lebih dulu mengecoh tiga bek Denmark dengan gerakan yang sederhana.

Sihir De Bruyne kian terlihat pada menit ke-70. Ia mampu menaklukkan Kasper Schmeichel lewat tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Belgia pun sukses mempertahankan kemenangannya hingga pertandingan usai. Hasil ini memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.

“Roberto Martinez membawa saya ke dalam permainan dengan meminta saya untuk menciptakan ruang. Saya mencetak gol,” kata De Bruyne kepada RTBF usai laga.

"Kami tahu bahwa akan ada saat-saat sulit melawan Denmark dan di depan penonton ini, dengan semua yang terjadi.”

Makna Selebrasi Gol

Selain gol dan assist, selebrasi De Bruyne saat membobol gawang Denmark juga menjadi sorotan. Ia berlari ke pojok lapangan dan seolah meminta suporter di stadion tenang.

Namun De Bruyne tak bermaksud menyindir suporter Denmark yang memadati stadion. Selebrasi itu dilakukan justru untuk menghormati Eriksen.

"Saya sangat menghormati orang-orang di sini. Saya pergi ke bagian lapangan tempat Eriksen pingsan pada hari Sabtu dan saya berusaha tetap tenang," tambahnya.

"Saya tidak ingin merayakan gol itu. Saya terlalu menghormati fans Denmark.”

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini