BolaSkor.com - Manajemen Bhayangkara FC belum mengajak bicara para pemain terkait renegosiasi kontrak menuju lanjutan kompetisi Liga 1 2020. PSSI dalam surat keputusan sudah mengumumkan renegosiasi kontrak berkisar 50 persen dari kesepakatan awal.

PSSI membahas perihal kewajiban klub pada pemain dan pelatih dalam surat keputusan nomor SKEP/53/VI/2020. Perubahan nilai kontrak 50 persen dari kesepakatan awal mulai diberlakukan sebulan jelang lanjutan Liga 1.

Mayoritas klub belum mengajak para pemain berbicara. Apalagi diskusi antara klub, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih terus berjalan.

Bhayangkara FC termasuk yang belum membahas perihal renegosiasi kontrak ini. Para pemain pun masih diimbau untuk latihan di daerah masing-masing. Hanya pemain asing dan pemain domisili Jakarta yang berlatih di Stadion PTIK.

Baca Juga:

Winger Persija Jakarta Heri Susanto Beri Respons soal Renegosiasi KontrakArema FC Berikan Waktu Sampai Dua Pekan dalam Renegosiasi Kontrak


"Belum ada pembicaraan, tapi sepertinya klub ikut instruksi PSSI. Saya dengar ketika kompetisi mulai 50 persen. Saya bisa mengerti dalam kondisi seperti ini kan masalahnya soal sponsor," terang kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho saat wawancara di Titik Nol Pasoepati, Solo, Rabu (22/7).

Wahyu Tri berharap kompetisi bisa jalan sesuai rencana mulai 1 Oktober mendatang. Empat bulan merupakan waktu yang terlalu lama bagi para pemain istirahat dari kompetisi.

"Dalam sepekan saya latihan di lapangan tiga kali. Setiap harinya saya juga rutin gym dan penguatan otot. Tapi harus diakui sangat berbeda ketika latihan sendiri dengan latihan sama tim," tutur Wahyu Tri.

Wahyu Tri rutin berlatih di Lapangan Tamanan, Bantul. Latihan ini turut diikuti tiga pemain asing PSS Sleman, yakni Zah Rahan Krangar, Yevhen Bokashvili dan Guilherme Batata. Ada pula eks PSIM Yogyakarta, Roberto Kwateh. (Laporan Kontributor Putra Wijaya)