BolaSkor.com - Arsenal tidak hanya dilanda masalah inkonsistensi performa sejak liga kembali bergulir usai jeda karena virus corona, namun juga isu internal yang melibatkan nasib masa depan Matteo Guendouzi dan Mesut Ozil.

Guendouzi memiliki masalah karakter dan sisi emosional yang sulit dikontrol. Hal itu terlihat kala Arsenal kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion. Guendouzi emosi dengan Neal Maupay dan mencekiknya, walhasil di laga berikutnya ia tak dimainkan Mikel Arteta.

Sementara untuk kasus Ozil dia belum bermain sejauh ini karena cedera, namun isu hengkangnya masih santer beredar. Menanggapi nasib masa depan keduanya, Arteta menegaskan bahwa dia butuh pemain-pemain yang berkomitmen dengan klub.

Baca Juga:

Guendouzi Dicoret dari Skuat Arsenal, Bukti Mikel Arteta Bukan Manajer 'Kaleng-kaleng'

Syarat Mikel Arteta jika Mesut Ozil Ingin Kembali ke Skuat Utama Arsenal

Mikel Arteta Mulai Hilang Kesabaran Tangani Mesut Ozil

Mesut Ozil dan Matteo Guendouzi

"Para pemain yang menghormati nilai-nilai yang ingin kami terapkan, bahwa mereka berkomitmen 100 persen pada budaya kami, dan para pemain yang bertanggung jawab setiap hari atas apa yang kami minta dari mereka," tegas Arteta dikutip dari Goal.

"Pemain yang siap untuk saling membantu, bertarung satu sama lain dan menikmati bermain bersama. Itulah yang saya maksudkan dengan berada di kapal (yang sama)."

"Jika Anda berperilaku seperti ini setiap hari, Anda sangat, sangat disambut di sini dan kami ingin mendapatkan yang terbaik dari Anda dan membantu Anda untuk menikmati profesi Anda bersama kami," terang dia.

Arteta juga terbuka untuk berbicara kepada pemain-pemain yang masa depannya masih meragukan dengan klub.

"Kita semua memiliki saat-saat ketika Anda ragu tentang masa depan Anda, Anda mengalami masa-masa sulit dan itulah mengapa percakapan harus terbuka," imbuh Arteta.

"Anda harus menciptakan lingkungan untuk para pemain sehingga mereka dapat mempercayai Anda, untuk mengekspresikan perasaan itu. Bahkan dengan saya."

"Jika Anda melakukan itu, Anda selalu bersedia membantu mereka, mencoba membimbing mereka, memberi mereka kejelasan, arahan, dan dukungan ketika mereka membutuhkannya untuk merasa nyaman. Buat mereka merasa berada di tempat yang tepat," pungkas dia.