BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho kembali mengkritik penggunaan VAR. Hal itu setelah Tottenham dirugikan teknologi ini saat takluk 1-3 dari Sheffield United dalam lanjutan Premier League 2019-2020, Jumat (3/7) dini hari wib.

Dalam pertandingan tersebut, Tottenham kebobolan lebih dulu pada menit ke-31 lewat aksi Sander Berge. Namun dua menit berselang, The Lilywhites mampu menyamakan kedudukan setelah Harry Kane menjebol gawang Sheffield.

Sayang gol tersebut harus dianulir melalui VAR. Lucas Moura dianggap melakukan pelanggaran Handball lebih dulu.

Hal inilah yang membuat Mourinho geram. Ia menilai dianulirnya gol tersebut menjadi penentu hasil pertandingan ini.

Baca Juga:

Giovani Lo Celso Diklaim Mourinho Lebih Berharga ketimbang Bruno Fernandes

Demi Philippe Coutinho, Tottenham Hotspur Rela Tukar Tanguy Ndombele

Harry Kane Jawab Kritik dengan Gol di Laga Premier League ke-200

Sheffield pada akhirnya mampu mencetak dua gol tambahan melalui Lys Mousset dan Oli McBurnie. Sedangkan Tottenham hanya mampu membalas sekali yang kembali dicetak oleh Kane.

“Yang di sini (di lapangan) bukanlah wasit. Keputusan utama dalam sepak bola sekarang dibuat oleh pria di kantor," kata Mourinho dilansir dari Sky Sports.

"Ini adalah kenyataannya. Hakim garis membuat keputusan tetapi teknologi membuat keputusan di kantor di mana mereka berada."

Ini bukan kali pertama Mourinho mengkritik pengunaan VAR. Ia sudah sering melakukannya termasuk saat Tottenham bermain imbang 1-1 dengan Manchester United pada comeback Premier League di masa pandemi.

Merasa kritiknya tak didengar, Mourinho enggan berbicara lebih jauh. Ia takut mendapat sanksi yang bisa membuatnya tak bisa mendampingi Tottenham bertanding.

"Saya tidak bisa mengatakan apa yang saya pikirkan karena akan berada dalam masalah dan disanksi, sSaya ingin mengatakan tetapi saya tidak bisa mengatakannya," tambahnya.

Terlepas dari kontroversi VAR, kekalahan ini membuat Mourinho dalam tekanan. Peluang Tottenham untuk menembus zona Eropa kian sulit karena tertahan di peringkat kesembilan.