BolaSkor.com - Pelatih asal Israel, Avram Grant, melanglang buana pada dunia utak-atik taktik sejak 1972. Dari perjalanan tersebut, terdapat sisi kelam yang dihindari para pelatih.

Avram Grant mengawali karier dengan menukangi tim junior Hapoel PT. Klub tersebut merupakan satu di antara tim lokal di Israel.

Namanya mulai diperhitungkan setelah meraih gelar Liga Israel dan Piala Liga Israel bersama Maccabi Tel Aviv pada medio 90-an. Ia dianggap sebagai pelatih terbaik dari Israel pada saat itu.

Baca Juga:

Siasat Pemain Manchester United Menipu Louis van Gaal

Liverpool Diprediksi Gagal Datangkan Timo Werner karena Pandemi Virus Corona

Gelandang Manchester City Ikut Sedih Andai Liverpool Tak Gelar Pesta Juara Bareng Suporter

Avram Grant

Tidak heran, Avram Grant diberikan kepercayaan menukangi tim nasional Israel. Ia mengemban tugas tersebut selama tiga tahun.

Kemudian, Avram Grant mulai melebarkan sayap ke Inggris. Portsmouth menunjuk Grant segagai direkrut teknik.

Aksinya sebagai direktur teknik di Portsmouth membuat Chelsea terpincut. Kali ini, ia digeser menjadi ujung tombak The Blues di bursa transfer yakni direktur olahraga.

Avram Grant hanya dua bulan menempati peran tersebut. Chelsea pun mempromosikan Grant sebagai manajer. Ia menukangi Chelsea pada 54 pertandingan dengan rata-rata mengoleksi 2,22 poin per laga. Ceritanya bersama Chelsea berakhir pada Mei 2008.

Pada tahun berikutnya, Avram Grant mendapatkan kesempatan menjadi pelatih Portsmouth. Ia memegang tongkat komando untuk Nwankwo Kanu dan kawan-kawan.

Sayangnya, taktik Avram Grant tidak cukup membawa Portsmouth bertahan di Premier League. Pada akhir kompetisi, Pompey berada di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 19 poin dari 38 pertandingan.

Pada musim berikutnya, Avram Grant digaet menjadi manajer West Ham United. The Hammers berharap pengalaman serta kemampuan Grant meracik strategi akan membawa hasil baik.

Namun, Avram Grant lagi-lagi gagal membawa tim asuhannya terhindar dari zona merah. Pada akhir kompetisi, West Ham menduduki peringkat ke-20.

Berdasarkan statistik dari Opta Joe, Avram Grant adalah manajer pertama yang terdegradasi dari Premier League dua kali berturut-turut. Hingga saat ini, ia belum lagi mendapatkan kepercayaan melatih klub Premier League.

Setelah itu, Avram Grant sempat menukangi Partizan dan meraih satu gelar. Kemudian, ia juga sempat mecicipi liga Thailand dan India. Saat ini, manajer 65 tahun itu sedang menganggur.