BolaSkor.com - Penyerang naturalisasi milik Madura United, Alberto Goncalves, angat bicara terkait keputusan PSSI yang memberikan kelonggaran kepada tim untuk bisa membayar gaji pemain.

PSSI instruksikan klub Liga 1 dan Liga 2 membayar gaji pemain dan ofisial sebesar 25 persen pada bulan Maret sampai Juni 2020. Ini sesuai keputusan PSSI soal force majeure kompetisi akibat pandemi Virus Corona (COVID-19).

Pemain yang kerap disapa Beto itu mengaku menerima apapun keputusan yang nantinya diambil oleh timnya. Menurutnya, memang ada benarnya jika pemain tidak dibayar penuh, karena tidak ada pertandingan dan tim pun tidak dapat banyak pemasukan.

"Belum tahu soal masalah gaji itu, tapi memang kalau kabar itu benar kita tidak boleh kecewa. Keputusan ini benar, kalau kita tidak kerja memang tim akan rugi. Mereka Bayar full tapi kita tidak kerja," kata Beto saat dihubungi oleh BolaSkor.com.

Baca Juga:

Permainan Unik Beto Goncalves untuk Buang Rasa Bosan di Tengah Pandemi Virus Corona

Rapat 10 Klub Liga 1 2020 Hasilkan 4 Poin untuk Masukan ke LIB

"Saya rasa sponsor juga mungkin akan mengurungi sedikit apa yang mereka berikan ke tim. Semua tahu saat ini tidak ada pertandingan, tidak ada suporter, tidak ada pemasukan, jadi kita harus terima apa yang ada saat ini," tambah Beto.

Sebelum membuat keputusan gaji ini, PSSI terlebih dahalu membuat keputusan untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020. Keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi gawat darurat di Indonesia karena Virus Corona (COVID-19) diperpanjang sampai 29 Mei 2020.

"Tapi saya berharap setelah ini semua selesai dan semua bisa berjalan kembali seperti biasa kami bisa kembali dapat apa seharusnya kami dapat. Ini kan sudah keputusan tim, saat normal nanti kita harus terima kembali lagi gaji yang utuh," tutup Beto.