BolaSkor.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tidak ingin hukuman penaltinya digelar pada lap pertama. Pembalap berjuluk El Diablo itu menganggap terlalu berbahaya jika dilaksanakan pada awal balapan.

Seharusnya pada MotoGP Inggris, Minggu (7/8) Quartararo akan menjalani hukuman penalti long lap. Pembalap asal Prancis itu diharuskan melakukan hukuman tersebut pada tiga lap awal balapan.

Namun usai mencoba rute long lap pada latihan bebas hari pertama, Jumat (5/8), Quartararo ingin pihak Steward mempertimbangkannya kembali. Peraih gelar juara dunia musim 2022 ingin Steward mengubah hukuman tersebut.

“Saya harus menjalaninya di awal balapan dan saya harap tidak melakukan terlalu banyak dii awal karena ini adalah tempat yang cukup berbahaya untuk kembali ke lintasan. Saya pikir ini sangat penting,” tutur Quartararo, dikutip dari crash.net.

“Tentu saja ini akan menjadi keuntungan kecil untuk saya, tetapi demi alasan keselamatan saya pikir cukup sulit. Saya harap mereka tidak langsung memberikan hukuman di lap awal, tetapi bisa di lap kedua atau ketiga,” sambungnya.

Quartararo juga menepis anggapan Joan Mir mengenai hukuman long lap yang terlalu pendek. Menurut El Diablo,hukuman yang diterimanya cukup adil karena mampu memperlambat laju motornya.

“Ini adalah hukuman long lap, jadi pastinya panjang, tetapi pada akhirnya ini tidak terlalu buruk. Saya tidak katakan kamu tidak akan kehilangan beberapa detik hanya karenakehilangan waktu dan juga jarak beberapa meter,” kata Quartararo.

“Namun kamu juga tidak harus sedetail seperti di Barcelona , di mana long lap sangat panjang. Kamu kehilangan banyak waktu. Saya tidak akan katakan berapa banyak waktu yang hilang, tetapi setidaknya cukup banyak,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat