BolaSkor.com - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengaku terharu dengan sikap yang ditunjukkan para pembalap Formula 1. Hamilton senang banyak yang mendukungnya usai mendapat perlakuan rasis.

Perlu diketahui sebelumnya, kejadian ini bermula saat secara tiba-tiba muncul cuplikan wawancara dengan mantan pembalap Formula 1, Nelson Piquet jelang GP Inggris, Minggu (3/7). Dalam wawancara tersebut peraih gelar juara musim 1981, 1983, dan 1987 ini memanggil Hamilton dengan kata rasis “n”.

Akibat hal ini, banyak pembalap Formula 1 yang dukungan kepada Hamilton. Mereka semua sepakat menolak tindakan rasis dalam dunia Formula 1.

Hal ini membuat Hamilton tersentuh. Pembalap asal Inggris raya ini mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman seprofesinya.

“Pertama, saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung di olahraga ini, khususnya para pembalap. Kamu tahu, sudah dua tahun sejak kami semua menyatakan memerangi rasisme saat balapan pertama di Austria, tentu saja kita masih menghadapi banyak tantangan,” terang Hamilton, dikutip dari formula1.com.

“Saya sering mendapatkan kata-kata rasis, kritik, narasi negatif, dan diskriminasi untuk waktu yang lama. Jadi ini bukanlah hal baru bagi saya. Saya pikir hal ini lebih kepada gambaran besar, bukan hanya satu individu dan penggunaan istilah itu saja,” sambungnya.

Dukungan serentak ini juga diapresiasi Sebastian Vettel. Peraih empat kali gelar juara dunia ini mengaku bangga atas sikap teman-temannya yang memberikan respon cepat terhadap tindakan rasis.

“Mungkin ini yang dialami Hamilton dan keluarganya sepanjang hidupnya. Berbagai bentuk pelecehan merupakan tindakan yang salah, jadi saya pikir sangat bagus melihat banyak tanggapan dari seluruh pihak F1 dan begitu cepat orang menanggapi serta memberikan dukungan kepada Hamilton,” tutur Vettel.

“Kita memiliki kampanye ‘We Race As One’, dan sangat jelas ke mana kita akan mengarah ke depannya. Komunitas apa punakan kita terima dan kita harus selalu menanggapi melaluicara ini secara cepat dan jelas, sekaligus memperjelas bahwakita terbuka kepada semua orang, karena kebaikan itu penting. Seperti yang saya katakan sangat buruk melihat insiden ini,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat