BolaSkor.com - Kekalahan Manchester United atas Young Boys pada laga perdana Liga Champions 2021-2022 meninggalkan sebuah cerita. Cristiano Ronaldo dituding telah mengintervensi peran Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer.

Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo tampil sebagai starter. CR7 bahkan mampu mencetak gol saat laga baru berjalan 13 menit.

Namun Solskjaer kemudian menarik keluar Ronaldo pada menit ke-72. Saat itu Manchester United dalam posisi tertekan karena bermain dengan sepuluh pemain usai Aaron Wan-Bissaka di kartu merah.

Baca Juga:

Prediksi West Ham Vs Man United: Jaga Rekor Tandang

Sebagai Senior, David Moyes Kirim Petuah untuk Ole Gunnar Solskjaer

West Ham Vs Manchester United: Laga Emosional Jesse Lingard

Momen Ronaldo dianggap memberikan arahan dari pinggir lapangan.

Saat berada di bench, Ronaldo bersama Bruno Fernandes terlihat sempat berdiri dan memberikan instruksi. Hal ini yang kemudian dianggap bentuk intervensi kepada Solskjaer.

Pemandangan tersebut mendapat sorotan dari mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand. Ia menilai Solskjaer harusnya menyuruh kedua pemain asal portugal itu untuk duduk.

“Jika saya manajer, saya harus jujur dan menyuruh mereka duduk,” kata Ferdinand.

Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi Solskjaer. Pria berkebangsaan Norwegia itu menegaskan Ferdinand tidak tahu peristiwa yang sebenarnya.

“Bruno (Fernandes) dan Cristiano ada di sana untuk waktu yang singkat dan berteriak kepada wasit. Seharusnya itu kartu kuning untuk Martins Pereira ketika dia menjatuhkan Nemanja Matic," kata Solskjaer dilansir dari Telegraph.

"Mereka yang sama-sama kompetitif tiba-tiba ada di samping saya. Namun kemudian keduanya duduk kembali karena hanya satu orang yang diizinkan berdiri di area teknis."

“Rio (Ferdinand) terkadang mengomentari hal-hal yang tidak benar-benar dia ketahui,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Solskjaer juga menegaskan kehadiran Ronaldo tidak membuat gaya bermain Manchester United berubah. Ia masih menggunakan taktik yang sama sejak musim lalu.

“Secara taktik, dia (Ronaldo) memberikan apa yang kami inginkan darinya. Ini tentang mengeluarkan yang terbaik dari tim, bukan satu pemain," tegasnya.