BolaSkor.com - Perhelatan Liga 3 musim ini, terutama di Pulau Jawa, bakal berbeda karena mendapat sokongan dari MS Glow for Men, serta disiarkan melalui saluran streaming hasil kerja sama antara Vidio.com dan RANS Entertainment. Gilang Widya Pramana selaku Co-Founder MS Glow mendukung penuh kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia.

Pada launching title, sponsor dan official broadcaster kompetisi Liga 3 se-Jawa di Double Tree, Surabaya, Sabtu (23/10) kemarin, Gilang tak risau jika reputasi produk perawatan wajah tersebut bisa tercoreng. Maklum, saat ini kompetisi sepak bola Indonesia baik dari Liga 1 dan Liga 2 tengah mendapat sorotan. Pasalnya, pengadil lapangan beberapa kali membuat kontroversi.

"Ketika saya terjun di sepak bola, sudah pasti tahu (risiko) dengan apa yang terjadi pada saya, maupun tim tentu akan berimbas kepada bisnis. Dan itu tidak ada masalah, karena niat saya tidak hanya mempromosikan usaha saya. Tetapi juga ikut menaikkan hype, semangat kompetisi Liga 3 yang sempat terhenti," tegas Gilang menjawab pertanyaan BolaSkor.com.

Baca Juga:

Bukan Kalah Cepat dari Bhayangkara FC, Bali United Hilang Konsentrasi

Kalahkan Persiraja, Arema FC Bakal Terus Kejar Target

Sementara itu, Ketua Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh menegaskan bakal membentuk tim investigasi untuk menyelidiki enam hingga tujuh pertandingan yang bermasalah. Setelah itu, pihaknya akan menilai kadar kesalahan para pengadil lapangan tersebut.

"Semua akan di evaluasi. (Kepemimpinan) yang merubah hasil pertandingan atau tidak. Sudah pasti akan ada sanksi, mulai pemberhentian sampai skorsing. Dan kami umumkan hasilnya," terangnya.

Karena itu, dia percaya jika para pengadil lapangan hijau di Liga 3 akan bertugas sebaik mungkin agar tidak memunculkan kontroversi. Pria yang juga Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur tersebut menyebutkan jika para wasit, asisten wasit sudah dibekali laws of the game sepak bola.

"Sebelumnya kami workshop kan agar lebih memahami sehingga dapat menjalankan dan menaati laws of the game untuk masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik. Insya Allah tidak ada kontroversi di Liga 3 seperti tahun-tahun lalu," tegas Riyadh.

Gilang menambahkan jika pihaknya memang memberi dukungan di bidang olahraga. Diharapkan, dengan kehadiran sponsor dapat menaikkan hype Liga 3 agar tidak kalah dari Liga 1 dan Liga 2. Sayang, pria yang juga Presiden Arema FC itu enggan menyebutkan angka untuk mendukung gelaran Liga 3 se-Jawa. Menurutnya, kerja sama dengan enam Asprov PSSI se-Jawa ini bakal berjalan satu musim.

"Bangga juga bisa jadi sponsor di sini. (Nilai sponsor) ada lah, tidak bisa disebutkan. Kerja sama satu tahun, setelah itu kami evaluasi lagi. Dan (kerja sama) ini bisa berlanjut ke level Liga 3 nasional nantinya," pungkas Gilang. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)