BolaSkor.com - Karut-marut pemanggilan pemain Sriwijaya FC oleh PSSI ke Timnas Indonesia terungkap. Caranya dinilai kurang bijak, bahkan sampai ancam-mengancam.

Sriwijaya FC menyetor tiga pemainnya ke Timnas Indonesia untuk uji coba melawan Myanmar pada 10 Oktober lalu dan Hong Kong enam hari berikutnya. Namun saat partai persahabatan pertama selesai, satu nama kembali dipulangkan.

Esteban Vizcarra diperkenankan PSSI untuk kembali memperkuat Sriwijaya FC kala menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-25 Liga 1, Jumat (11/10). Adapun, Alberto 'Beto' Goncalves dan Zulfiandi tetap bertahan di Timnas Indonesia.

Sriwijaya FC mengklaim bahwa PSSI meminta pemain lainnya, Marckho Meraudje, untuk bergabung dengan Timnas Indonesoa. Pria asal Papua itu juga akan didaftarkan masuk ke dalam 50 personil Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Kepada BolaSkor.com, Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat menyebut, PSSI menghubungi Markcho untuk mengirimkan KTP dan Paspor dalam bentuk foto, tanpa lebih dulu berkomunikasi dengan klub selaku si empunya pemain.

Dirinya kembali mengungkap, bahwa PSSI juga berniat mencoba tenaga Markcho untuk uji coba melawan Hong Kong. Namun, rencana tersebut baru sebatas wacana.

Ucok pun geram dengan cara PSSI memanggil pemainnya. Mulai dari jalan belakang, hingga mengancam.

Apalagi, skuat Sriwijaya FC juga tengah kempis setelah empat pemainnya dipanggil Timnas Indonesia, termasuk dua personil di Timnas U-19.

"Kalau bisa seluruhnya ambil, langsung dibiayai sendiri (oleh PSSI). Kalau diambil empat sampai lima bulan kita tidak dapat bermain," kata Ucok di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (12/10).