BolaSkor.com - Kecintaan terhadap tim kesayangan tidak hanya ditunjukan dengan melihat pertandingan saja. Kecintaan nyatanya bisa juga melahirkan sekolah sepak bola (SSB). SSB yang bisa menjadi wadah untuk tim tersebut mencari pemain.

Hal inilah yang dilakukan oleh Imam Prasojo ketika mendirikan SSB Kabomania. Imam mengaku hanya seorang pendukung dari Persikabo Bogor sejak era 2000an. Imam merasa ada yang mengganjal di hatinya, karena tim kesayangannya tersebut tidak banyak diisi oleh talenta asli Bogor.

Imam prihatin dan ingin memberikan kontribusi untuk tim kesayangannya tersebut. Karena Imam ingin melihat Persikabo diisi oleh pemain-pemain dari Bogor.

Baca Juga:

SPFA, Akademi Sepak Bola dengan Fasilitas Kelas Satu

4 Tips Memilih SSB yang Baik dan Berkualitas

"Kabomania itu didirikan pada 22 Juni 2008, alasan memilih nama Kabomania itu berawal dari keresahan kami para suporter Persikabo yang melihat sangat sedikit pemain asli Bogor yang bermain untuk klub tersebut," kata Imam ketika dihubungi BolaSkor.com, Minggu (10/1).

"Akhirnya saya buat Kabomania ini, saya ingin Kabomania itu tidak sekadar hura-hura saja. Tapi karena sulit mencari pemain, saya juga ingin dari Kabomania bisa menciptakan pemain yang bermain untuk Persikabo itu sendiri," tambah Imam.

Sejak berdiri, SSB Kabomania memiliki strata usia yang cukup lengkap, mulai dari U-9 sampai dengan U-17. Jumlah pemain yang terdaftar di SSB Kabomania sampai sekarang sudah 500 siswa lebih. Mereka pun sudah menjadi anggota Askab PSSI Kabupaten Bogor.

SSB Kabomania (Liga TopSkor)



Dari strata usia yang dimiliki, SSB yang berlokasi di Asrama Denpom 1 (Pomad), Jl. Cimandala Raya, RT 06/08, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ini sudah mengikuti banyak kompetisi. Mulai dari Liga TopSkor, Liga Kompas, sampai Piala Soeratin.

SSB Kabomania juga sudah memiliki klub amatir. Mereka pun sudah berlaga di Liga 3 Regional PSSI. Kabomania pun dilatih oleh beberapa jebolan pemain Nasional dan liga, seperti Haryanto 'Tommy' Prasetyo, Indriyanto Nugroho, Imral Usman, dan Charles Putiray.

Tommy melihat ada potensi besar yang dimiliki oleh SSB saat melatih Kabomania. Tommy ingin membangun sepak bola Bogor bisa lebih baik lagi dari sebelumnya dan menciptakan pemain untuk Liga.

"Saya lihat ada potensi di tim ini, maka dari itu saya ingin membangun Kabomania ini lebih baik lagi dari sebelumnya," ujar Tommy kepada BolaSkor.com.

Beberapa jebolan Kabomania juga sudah membela Klub Nasional dan pernah bermain untuk Timnas Indonesia kelompok umur. Pemain tersebut adalah Dedi Al Payet (Borneo FC), Tegar Dedi Prakoso (Lampung Sakti), Tedi Hasanudin (Persiba), dan Kartika Vedayanto (Timnas Indonesia U-16).