BolaSkor.com - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono sambut baik upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Pasalnya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), saat ini terus diupayakan untuk bisa dilelang.

Sesuai dengan pernyataan Wali Kota Bandung, Oded M Danial bahwa pihaknya akan terus mendorong percepatan proses lelang pengelolaan Stadion GBLA. Saat ini, Pemkot melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah fokus melengkapi kebutuhan persyaratan administrasi.

Orang nomor satu di Bandung itu menyatakan pengelolaan Stadion GBLA oleh pihak ketiga menjadi jalan tengah untuk bisa mengoptimalkan fungsi stadion, sekaligus menghemat biaya pemeliharaan. Karena sangat berat jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung.

Selain itu, dari sisi regulasi, kerja sama dengan pihak ketiga juga sudah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Teddy Tjahjono berharap proses lelang itu bisa segera dilaksanakan. Sebab sudah cukup lama Persib berkeinginan mengelola Stadion berkapasitas 38 ribu kursi penonton itu.


"Kami menunggu aja petunjuk pelaksanaannya. Kami menunggu details penunjuk pelaksanaannya untuk mengetahui tahapan selanjutnya," ujar Teddy Tjahjono saat dihubungi, Kamis (15/4).

Pria berkacamata ini mengaku sudah memiliki rancangan apabila Persib benar-benar mendapatkan kepercayaan untuk mengelola Stadion GBLA. Terlebih, Pemkot Bandung juga tengah mengupayakan untuk membuka akses pintu tol Purbaleunyi di KM 149.

Baca Juga:

Robert Jelaskan Target Persib dan Soroti Keuntungan PSS Sleman

Victor Igbonefo Tanggapi Kekurangan Persib Hadapi Set Piece

"Apabila kita mengelola GBLA, sudah pasti akan ada museum, store dan cafe," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Dispora, Eddy Marwotomengaku sudah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Kini, tinggal menunggu hasil dari studi kelayakan untuk Stadion GBLA sebagai salah satu sarat administrasi proses lelang.

"Untuk proses lelang kita sekarang sedang proses. Kita sudah memproses surat layak fungsi dan Alhamdulillah sudah turun (terbit). Kita sedang menunggu dari pihak ketiga untuk feasibility study atau studi kelayakan," kata Eddy.

Untuk pengerjaan studi kelayakan, Eddy mengungkapkan, sesuai aturan terbaru bisa dilaksanakan oleh dinas teknis di daerah. Hanya perlu merekrut pihak ketiga sebagai bagian dari tim ahli.

Setelah semua kelengkapan administrasi komplit, ujar Eddy, proses akan berlanjut pada pembentukan tim panitia lelang. Apabila semua proses berjalan lancer, dia menargetkan lelang Stadion GBLA sudah selesai pada 2021 ini.

"Kalau itu sudah lengkap nanti dianalisa oleh BPKA (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bandung) ini bersama tim yang dibentuk oleh kepwal wali kota baru pada proses selanjutnya untuk pengumuman," jelasnya.

"Sesuai arahan pak wali, tahun ini tuntas sampai ada pemenang. Mudah-mudahan nanti tidak ada kendala teknis," tutup Eddy mengakhiri. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)