BolaSkor.com - Kelas bermain di level berbeda diperlihatkan timnas Spanyol kala membantai Kosta Rika di laga pertama grup E Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Rabu (23/11) malam WIB. La Furia Roja mengamuk dengan skor akhir 7-0.

Spanyol tidak menderita satu pun tendangan tepat sasaran dan bahkan Kosta Rika tak melepaskan satu pun percobaan tendangan. Dominasi Spanyol terlihat dengan 82 persen penguasaan bola, 17 tendangan dan delapan tepat sasaran.

Dua gol dilesakkan Ferran Torres (31' penalti dan 54') dan gol lainnya dicetak Dani Olmo (11'), Marco Asensio (21'), Gavi (74'), Carlos Soler (90'), dan Alvaro Morata (90+2'). Spanyol mengirim pesan serius kepada tim-tim rival pesaing titel Piala Dunia.

Catatan menarik lainnya adalah performa gemilang gelandang berusia 18 tahun, Gavi. Dia bermain di tengah dan membentuk trisula bersama rekan setimnya di Barcelona, Pedri (19 tahun) dan Sergio Busquets (34 tahun).

Baca Juga:

Spanyol 7-0 Kosta Rika: Start Sempurna La Furia Roja

11 Fakta Menarik Usai Spanyol Bantai Kosta Rika

Bintang Laga Spanyol Vs Kosta Rika: Gavi, Sang Katalisator Permainan La Furia Roja

Fans Barcelona dan Spanyol seolah dibuat bernostalgia dengan trio Busquets, Xavi, dan Andres Iniesta di masa lalu. Aliran bola yang lancar dalam permainan Spanyol membuat lawan tak berkutik dan segalanya berjalan dengan baik.

"Sebenarnya ya, saya memperingatkan Anda tentang hal itu dalam beberapa minggu terakhir ini. Ketika segala sesuatunya berhasil, sepak bola menjadi olahraga yang luar biasa, kami mengendalikan permainan setiap saat, yang merupakan tujuan, melawan lawan tangguh yang kami tahu akan menimbulkan masalah," papar Luis Enrique.

"Tapi kami luar biasa dalam menangani bola, dalam penyelesaian akhir. Sesuai dengan ide yang sama yang telah menemani tim nasional selama bertahun-tahun."

Gavi mencetak gol di pertandingan tersebut dan itu jadi hari bersejarah untuknya, juga untuk Piala Dunia. Pemenang penghargaan Kopa Trophy itu jadi pemain termuda sepanjang masa Spanyol pada usia 18 tahun 110 hari yang bermain di Piala Dunia.

Dia juga jadi pencetak gol termuda Spanyol dan ketiga termuda di Piala Dunia, setelah Pele (17 tahun 234 hari) dan Manuel Rosas (18 tahun 90 hari). Tak berhenti sampai di situ saja, dengan 82 persen penguasaan bola Spanyol Gavi jadi pengatur orkestra permainan di lini tengah.

91 sentuhan bola, akurasi operan 90,41 persen, tujuh kali memenangi duel perebutan bola, lima kali merebut bola, satu assist, satu gol, dan satu tendangan menjadi statistik milik Gavi. Sulit dipercaya bagi pemain yang baru memainkan debutnya pada September 2021 dengan timnas Spanyol.

Spanyol secara menyeluruh bahkan punya total operan sukses di paruh pertama saja sebanyak 537 operan, itu jadi yang terbanyak di Piala Dunia sejak 1966. Sebelumnya ada Jerman melawan Jepang (422 operan) dan Spanyol lawan Rusia pada 2018 (395 operan).