BolaSkor.com - Chelsea melanjutkan tren kemenangan sekaligus momentum setelah mengalahkan Crystal Palace di Selhurst Park, Sabtu (19/02) malam WIB, dengan skor 1-0. Tapi tak semuanya berjalan baik di laga itu.

Gol tunggal semata wayang di laga itu diciptakan oleh Hakim Ziyech. Pemain asal Maroko itu performanya semakin baik, khususnya setelah Thomas Tuchel menerapkan formasi 4-3-3 dan mengubah taktik 3-4-3 atau 3-4-21 sebelumnya.

Sebaliknya penyerang asal Belgia, Romelu Lukaku masih menemui kesulitan bermain di Premier League di periode kedua dengan Chelsea. Meski menorehkan dua gol di semifinal dan final Piala Dunia Antarklub, Lukaku masih dapat sorotan.

Maklum saja, level Piala Dunia Antarklub berbeda dari Premier League. Dengan mahar transfer 97,5 juta poundsterling dari Inter Milan pada 2022, wajar jika Lukaku selalu disorot di setiap pertandingan dengan Chelsea.

Baca Juga:

Inter Tidak Rindukan Romelu Lukaku, tetapi Lautaro Martinez Berbeda

Tuchel Akui Lukaku Tak Cocok dengan Gaya Main Chelsea

Lukaku Terpenjara dalam Taktik Chelsea, Tuchel Kehabisan Kata-kata

Musim ini pemain berusia 28 tahun sudah mencetak lima gol dari 17 laga Premier League, angka yang rendah mengingat musim lalu ia jadi top skorer Inter kala memenangi Scudetto. Melawan Palace pun Lukaku kesulitan.

Bermain penuh selama 90 menit, Opta mencatat Lukaku hanya melakukan tujuh sentuhan bola dan ini angka terendah sejak statistik mulai dicatat Opta pada musim 2003-2004. Satu sentuhan itu dari kick-off.

Statistik itu jadi bahan candaan warganet, tetapi Tuchel pasang badan membelanya. Dia menegaskan statistik tersebut bukan bahan candaan, tetapi Tuchel membenarkan bahwa Lukaku masih kesulitan beradaptasi.

"Apa yang bisa saya lakukan? Saya tidak tahu. Kami harus menghadapinya. Data ada di luar sana dan data berbicara dalam bahasa tertentu. Dia tidak terlibat dalam permainan kami, terkadang seperti ini dengan striker," ucap Tuchel seperti dilansir dari Sky Sports.

“Jika mereka berjuang sedikit dengan kepercayaan diri, untuk menemukan ruang dan terlibat melawan tim defensif yang baik, itu bisa seperti ini."

"Bukan itu yang kami inginkan atau Romelu inginkan, tapi ini juga bukan waktunya untuk menertawakan dia dan membuat lelucon tentang dia. Dia menjadi sorotan tapi kami akan melindunginya," tegas dia.