BolaSkor.com - Pesepak bola asal Nigeria, Jay-jay Okocha punya statistik buruk ketika membela Bolton Wanderers pada musim 2003-2004. Pria yang kini telah gantung sepatu itu tidak bisa mengemas gol kendati melepaskan banyak tembakan.

Jay-jay Okocha bermain di Bolton Wanderers pada 2002 hingga 2006. Selama periode itu, ia mengemas 18 gol dan tiga assist.

Baca Juga:

Anggaran Belanja Pemain Manchester United Terungkap

Transformasi Bruno Fernandes dari Bek Menjadi Gelandang

Soal Pembayaran Gaji, Manchester United Tak Ikuti Cara Liverpool yang Undang Kontroversi

Jay-jay Okocha
Jay-Jay Okocha. (BolaSkor.com/Budi Prasetyo Harsono)

Jumlah tersebut terbilang kecil untuk pemain yang bisa menempati banyak posisi di lini depan. Selain berperan sebagai gelandang serang, Okocha juga bisa digeser sebagai sayap kanan. Selain itu, ia juga pernah berperan menjadi penyerang tengah.

Opta Joe melaporkan, Jay-jay Okocha melepaskan 137 tembakan pada musim 2003-2004. Namun, dari jumlah tersebut, tidak ada yang berakhir menjadi gol.

Mirisnya, itu merupakan statistik terburuk untuk urusan pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, namun tak bisa mengemas gol. Sebab, catatan terbesar hanya mencapai 85 tembakan dalam satu musim.

Pada musim itu, Jay-jay Okocha hampir selalu membela Bolton di Premier League. Ia hanya absen pada tiga pertandingan karena membela negaranya. Ia melewatkan laga melawan Charlton, Liverpool, dan Liecester City.

Sisanya, Jay-jay Okocha selalu mendapatkan kesempatan. Bahkan, sebagian besar di antaranya berlangsung selama 90 menit.

Pada penghujung karier, Jay-jay Okocha mencoba peruntungan di Asia. Ia sempat membela Qatar SC. Selain itu, paman dari Alex Iwobi tersebut juga pernah mencicipi pengalaman bermain di liga India bersama Durgapur Vox Champions.

Jay-jay Okocha pernah mengunjungi Indonesia dalam rangka memperkenalkan Paris Saint-Germain kepada masyarakat luas. Kehadirannya cukup beralasan karena Okocha pernah memperkuat PSG dari 1998 hingga 2002. Prestasi terbaiknya adalah membawa Les Parisiens memenangi Piala Super Liga Prancis pada musim 1998-1999.