BolaSkor.com – Belum setengah musim kompetisi Liga 1 2019 digelar, namun setengah dari 18 kontestan Liga 1 2019 sudah mengganti pelatihnya. Sampai dengan saat ini, total sudah ada sembilan arsitek yang terpaksa mengakhiri kontraknya lebih cepat.

Kebanyakan para pelatih tersebut dipecat lantaran dicap gagal mengangkat performa tim. Padahal, kompetisi baru memasuki pekan ke-14 dan perjalanan masih sangat panjang.

Sembilan pelatih yang diberhentikan klubnya adalah Djadjang Nurdjaman oleh Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera (Bhayangkara FC), Luciano Leandro (Persipura Jayapura), Jafri Sastra (PSIS Semarang), Aji Santoso (Persela Lamongan), Jacksen Tiago (Barito Putera), Jan Saragih (Perseru Badak Lampung FC), Ivan Kolev (Persija Jakarta), dan Syafrianto Rusli (Semen Padang).

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco angkat bicara melihat fenomena tersebut. Ia mengkritik langkah manajemen peserta Liga 1 2019 yang terkesan terlalu dini dalam bergonta-ganti pelatih.

Baca Juga:

Kemenangan Sarat Makna Arema FC atas Persebaya

Arema FC 4-0 Persebaya Surabaya: Kemenangan Meyakinkan Singo Edan

Pelatih asal Brasil itu juga merasa manajemen terlalu mendengar aspirasi dari suporter dibanding membenahi tim. Mantan pelatih Persija Jakarta ini jelas punya alasan kuat untuk bilang seperti itu.

Saat masih menangani Macan Kemayoran pada periode 2017-2018, pria berusia 45 tahun ini pernah diminta suporter untuk mundur setelah serangkaian hasil buruk yang diraih oleh Persija Jakarta.

Namun kala itu, manajemen Persija tidak ambil pusing dengan suara suporter dan tetap memberikan kepercayaan. Teco akhirnya mampu memberikan tiga piala pada musim terakhirnya bersama tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut.

"Kadang-kadang. Ada yang tekanan dari suporter tim. Lalu, orang yang pertama terkena imbasnya adalah pelatih kepala. Saya pikir ini tidak bagus buat sepak bola. Kadang-kadang, bukan pelatih kepala yang kurang dalam tim. Kadang-kadang mereka (manajemen) ganti pelatih untuk sekadar formalitas saja. Cuma untuk ganti pelatih, tim tidak diperbaiki. Tim tidak lebih bagus," ujar Teco, Kamis (15/8).

"Tapi saya pikir, mungkin dari tekanan suporter kepada manajemen menyebabkan banyaknya pergantian pelatih di Liga 1 2019 saat ini," kata Teco.

Baca Juga:

Julio Banuelos Tegaskan Kondisi Ruang Ganti Persija Sangat Kondusif

Ramadani Lestaluhu Buka Suara Soal Perselisihan Bruno Matos dengan Julio Banuelos

Mantan pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman yang baru saja dipecet oleh timnya melempar usul untuk membentuk Asosiasi Pelatih Profesional Indonesia. Menurutnya badan itu dapat menjadi wadah perlindungan dan pengaduan pelatih yang dirugikan mantan timnya.

Teco pun sepakat dengan saran Djadjang. Mengingat di negara asalnya, asosiasi untuk pelatih telah berdiri. "Saya pikir ini bagus. Di negara saya, Brasil, ada asosiasi seperti ini. Buat bantu pelatih. Saya pikir rencana bagus untuk Indonesia," imbuh Teco.