BolaSkor.com - Penggawa Golden State Warriors, Stephen Curry, ikut dalam protes penurunan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Curry sampai menyebut Trump harus mundur dari jabatannya.

Kondisi di Amerika Serikat sedang tidak kondusif dalam beberapa waktu belakangan. Insiden tewasnya George Floyd memicu protes besar-besaran di negara tersebut.

Seperti diketahui, Floyd meninggal dunia setelah dianiaya polisi kulit putih. Alhasil banyak warga Amerika Serikat turun ke jalan untuk memprotes pemerintah.

Bintang NBA tidak tinggal diam dan ikut turun memprotes Pemerintah Amerika Serikat. Presiden Trump menjadi sasaran utama para pelaku protes tersebut.

Baca Juga:

Jika Dapat Jatah Pertama, Golden State Warriors Pilih Anthony Edwards pada Draft 2020

Investasi Sukses Shaquille O'Neal di Google

Curry merupakan satu dari sejumlah pebasket NBA yang turun ke jalan untuk protes. Pria berusia 32 tahun tersebut ikut dalam protes di Palo Alto, California.

Dalam protes bersama massa di sana, Curry meminta Trump untuk mundur dari jabatannya, "hey, hey! Ho, ho! Trump harus mundur," teriaknya bersama aktivis lain.

Ini bukan kali pertama Curry berlawanan dengan Trump. Pada 2017 silam, dia menolak datang ke White House sebagai tradisi pemenang NBA.

Selain itu, Curry juga pernah memprotes Trump karena kritikan sang presiden untuk Golden State Warriors dan LeBron James. Saat itu Trump menuntut untuk berbicara mengenai kontroversi dengan China.