BolaSkor.com - Salah satu kunci kemenangan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso pada seri pertama MotoGP 2019 di Sirkuit Losail, Qatar, adalah keberhasilannya menahan laju Alex Rins. Namun di sisi lain, strategi Dovizioso itu nyaris menjadi blunder.

Usai balapan, Dovi menjelaskan alasan dirinya berusaha menahan Alex Rins. Dia mengungkapkan, motor Suzuki GSX-RR yang ditunggangi Rins memiliki kecepatan luar biasa saat melahap tikungan.

Baca Juga:

Hasil Lomba Moto2 Qatar: Baldasarri Juara, Dimas Ekky Finis Ke-24

Keren, Dorna Perkenalkan MotoGP Indonesia di Qatar

"Saya memperkirakan Rins akan kuat, meski kemarin dia sempat dua kali jatuh. Dia tampil sangat bagus dan kecepatannya di tengah ditikungan bisa mempermalukan Anda," tutur Dovizioso.

"Motornya sangat bertolak belakang dengan milik saya. Saya bisa berakselarasi, bisa sangat cepat di jalur lurus, namun kepayahan di tengah tikungan."

Sejatinya bukan kecepatan Suzuki yang mencemaskan Dovi, melainkan timing dari kecepatan tersebut. Saat memimpin, Rins selalu ingin menaikkan kecepatan ke tingkat yang dinilai Dovi akan menyiksa motornya.

"Saya ingin menghentikannya tiap kali dia di depan. Karena dia menggeber terlalu dini. Tak ada yang akan mampu menggeber sepanjang balapan dengan ban belakang," kata Dovi.

"Jadi saya bisa menghentikannya dan terus menghemat ban. Dan, itu sebuah strategi yang tepat untuk bertarung melawan Marc Marquez di putaran terakhir."

Terkait dengan itu, balapan yang cenderung lamban, terkait dengan strategi Dovi menahan Rins, justru menguntungkan bagi Marquez. Situasi balapan ini yang membuat Marquez mampu berduel meski pada akhirnya kalah tipis dari Dovi.

"Balapan yang aneh. Maksud saya, balapan kali ini sangat lamban. Tapi bagi saya ini malah lebih baik karena saya kesulitan menjaga ban belakang dan djuga depan," urai Marquez.

"Sebelum balapan saya berdoa agar lomba berjalan lambat. Dan Dovi memberi saya balapan lambat. Saya berusaha di ujung lomba, namun ban belakang saya sudah habis."