BolaSkor.com - Striker andalan Arema FC, Dedik Setiawan memetik hikmah yang cukup penting dibalik situasi yang terjadi saat ini, dengan berhentinya kompetisi Liga 1 imbas dari pandemi virus corona (COVID-19).

Menurut Dedik Setiawan, ada dua sisi yang bisa dijadikan pelajaran dalam menyikapi kondisi saat ini. Khususnya bagi ia sendiri, yang tengah berjuang keras mengembalikan sentuhan terbaik pasca menjalani operasi akibat cedera parah pada ujung musim 2019 lalu.

"Sisi plusnya, punya waktu yang cukup panjang, latihan di lapangan sendiri maupun fitnes," ujar Dedik Setiawan kepada media di Malang.

Baca Juga:

Saddil Ramdani Berharap Pandemi Virus Corona Cepat Berlalu dan Liga 1 Kembali Dimulai

6 Stadion yang Ideal sebagai Venue Pemusatan Laga Liga 1 2020

Ia pun mengakui, bahwa kondisinya saat ini sudah jauh lebih baik. Kebugaran fisiknya sudah mulai tertata kembali setelah menjalani recovery total pasca operasi beserta sejumlah metode terapi.

"Bulan (Juni) ini, bulan ketujuh (recovery). Rekomendasi saya bisa fit antara tujuh sampai sembilan bulan. Kondisinya semakin baik, cuma belum luwes saja (dalam pergerakan bola)," tandas Dedik.

Sedangkan sisi lainnya, ialah kegagalan Dedik untuk segera mencicipi atmosfer kompetisi Liga 1. Setelah kondisinya semakin fit, kompetisi kasta tertinggi tanah air itu justru belum jelas nasibnya apakah berlanjut atau tidak.

"Kita belum tahu kapan kelanjutan Liga 1. (Sisi) minusnya itu kan," pungkas striker yang sempat mencicipi tim nasional di era kepelatihan Simon Mcmenemy tersebut.

Seperti diketahui, cedera parah pada lutut membuatnya harus menepi dari lapangan hijau, sejak bertandang ke markas PSM Makassar (16/10) tahun lalu. Faktor itu lah yang menyebabkan kontribusinya bagi Arema FC menurun tajam, dengan hanya mencatat 7 gol dari 11 penampilan si Liga 1 2019. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)