BolaSkor.com - Sejak naik kelas ke MotoGP pada tahun 2017, sosok Johann Zarco selalu dielu-elukan setiap kali menuju lomba di Sirkuit Le Mans, Prancis, lomba kandangnya.

Maklum pada MotoGP Prancis 2017, ia berhasil naik podium kedua. Lalu menuju MotoGP Prancis 2018, ia sedang berada di urutan kedua klasemen, meski akhirnya gagal finis.

Baca Juga:

Kejutan, Andrea Dovizioso dari MotoGP Beralih ke Balap Mobil Turing, DTM

Bos KTM Kritik Johann Zarco: Dia Bermasalah Psikologis

Namun kini menuju MotoGP Prancis 2019, situasi yang sedang dihadapi Zarco benar-benar berbeda. Musim debutnya bersama KTM begitu sulit.

Cukup melihat fakta pada empat lomba pertama musim ini, hasil terbaik Zarco hanya finis posisi 13. "Sayangnya, kini saya tidak datang ke Le Mans dengan semangat sama seperti tahun 2018," kata Zarco.

Meskipun begitu, bukan berarti Zarco bakal pasrah begitu saja. Dia mengaku akan memanfaatkan data yang didapatkan KTM ketika menggelar tes privat di Sirkuit Le Mans, bulan April lalu.

"Kali ini, saya akan coba mengambil keuntungan dari tes privat yang digelar KTM di Le Mans. Kami menjalani tes dengan baik di sana," Zarco menuturkan.

Nahasnya kini, publik Prancis seakan sudah punya pahlawan baru di dalam diri Fabio Quartararo. Pembalap kelahiran Nice ini baru saja sukses menyabet gelar pembalap termuda yang meraih pole position pada MotoGP Spanyol.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com