BolaSkor.com - Real Madrid memulai musim 2022-2023 dengan raihan trofi di ajang Piala Super Eropa. Melawan juara Liga Europa, Eintracht Frankfurt di Helsinki Olympic Stadium, Kamis (11/08) dini hari WIB, Los Blancos menang 2-0.

Madrid arahan Carlo Ancelotti mendominasi jalannya pertandingan dengan 58 persen penguasaan bola. Karim Benzema dkk melepaskan 13 tendangan (tujuh tepat sasaran) dan dua di antaranya berbuah gol, melalui gol David Alaba (37') dan Karim Benzema (65').

Itu jadi trofi pertama dari enam trofi yang berpeluang dimenangi Real Madrid musim ini, plus melanjutkan raihan trofi LaLiga dan Liga Champions musim lalu. Madrid memenangi titel Piala Super Eropa kelima dan menyamai catatan Barcelona serta AC Milan.

Baca Juga:

Real Madrid 2-0 Eintracht Frankfurt: Juara, Los Blancos Samai Rekor Barcelona dan Milan

8 Statistik Menarik Usai Real Madrid Raih Gelar Piala Super Eropa Kelima: Don Carlo Numero Uno

Piala Super Eropa Target Pertama, Ancelotti Jawab Peluang Madrid Raih Enam Trofi

Catatan spesial juga diukir Karim Benzema. Striker berusia 34 mencetak gol dan membawanya melalui legenda Madrid, Raul Gonzalez, dalam daftar top skorer sepanjang masa Madrid. Benzema di urutan dua dengan 324 gol dan di atas 323 gol Raul, urutan pertama ditempati Cristiano Ronaldo dengan 450 gol.

Gol itu akan menambah kepercayaan diri pemain asal Prancis tersebut untuk memulai musim baru, setelah musim lalu jadi pemain terbaik tim dengan 44 gol dari 46 laga di seluruh kompetisi serta 15 assists - 15 gol di antaranya dicetak di Liga Champions.

Tak diragukan lagi, Benzema layak memenangi Ballon d'Or 2022 dan pelatihnya di Madrid, Carlo Ancelotti, sependapat dengannya. Benzema tak hanya jadi pencetak gol Madrid tapi juga pemimpin dan pemain penting bagi tim.

“Dia (Benzema) adalah pemain yang sangat penting, pemimpin tim, kami berada di sini atas kemampuan kami sendiri dan dia telah mencetak banyak gol," terang Ancelotti kepada Mundo Deportivo.

"Dia menyelesaikan musim dengan baik dan dia telah memulainya dengan baik dan tidak ada yang ragu bahwa dia seharusnya menjadi (pemenang) Ballon d'Or. Saya pikir tidak ada yang meragukannya, tetapi dalam sepak bola apapun bisa terjadi," urainya.