BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, tidak ingin besar kepala usai timnya menggulung AC Milan tiga gol tanpa balas. Conte justru khawatir dengan dua pertandingan berikutnya.

Inter Milan menegaskan diri sebagai tim terbaik di kota Milan setelah mengalahkan AC Milan 3-0, di San Siro, Minggu (21/2). Dua gol Lautaro Martinez (5', 57') dan aksi individu Romelu Lukaku (66') tidak bisa dibalas Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan.

Meski demikian, Antonio Conte menilai kemenangan melawan Milan belum membuktikan Inter telah mencapai titik maksimal. Ia justru menaruh perhatian penuh pada dua laga berikutnya.

Baca Juga:

Legenda Milan Nilai Lebih Sulit Jaga Lukaku daripada Ibrahimovic

AC Milan 0-3 Inter Milan: Martinez dan Lukaku Nodai Rekor Donnarumma

5 Hal yang Jarang Diketahui dari Derby della Madonnina

Inter Milan

Pada dua pertandingan ke depan, Inter akan menjamu Genoa (28/2) dan bertamu ke markas Parma (5/3). Di atas kertas, Inter lebih kuat dari dua tim tersebut.

"Saya takut pada dua pertandingan berikutnya melawan Genoa dan Parma. Saat itulah kami harus membuktikan telah melakukan langkah lebih jauh untuk tetap berada di puncak klasemen Serie A," ulas Conte kepada DAZN.

"Genoa hanya kalah pada satu laga sejak Ballardini datang. Sementara itu, Parma terus berjuang dan memiliki tim yang bagus. Itu adalah dua laga yang akan memberi tahu banyak hal tentang apa yang bisa kami raih."

Mencoba Pahami Lawan

Antonio Conte menilai, kunci kemenangan kontra Milan adalah memahami bagaimana lawan dalam bertahan. Dengan begitu, Conte bisa membuat antitesis strategi untuk mencetak gol.

"Kami selalu mempelajari bagaimana lawan bertahan. Hal tersebut berguna untuk meningkatkan kualitas para pemain," kata Conte.

"Itu tergantung dari karakter lawan. Hari ini, kami mencoba menekan dari sisi lapangan dengan Achraf Hakimi dan Ivan Perisic ketika memiliki kesempatan."

"Kepercayaan diri kami meningkat setelah mengalahkan rival langsung. Kemenangan hari ini menegaskan jika kami telah maju ke depan. Kini, lebih mudah bagi saya untuk membuat para pemain paham ide-ide saya."

Dengan kemenangan tersebut Inter Milan nyaman di puncak klasemen setelah unggul empat poin dari peringkat kedua, AC Milan. Sejauh ini, Inter baru dua kali kalah di Serie A.